PURWOREJO – Wacana pengembangan pelabuhan laut dalam terus didengungkan pemerintahan Agus Bastian. Berada di kawasan selatan Purworejo, jika terealisasikan nantinya akan menjadi kawasan pelabuhan perdagangan baru yang dimiliki kabupaten ini.

Sempat diwacanakan di era pemerintahan Marsa’id, lokasi pengembangan itu berada di sekitar Pantai Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Purworejo. Diharapkan menjadi kawasan baru di selatan Jawa Tengah dan berhimpitan dengan Jogjakarta.

Hal ini juga menjadi salah satu pembahasaan saat Bupati Purworejo Agus Bastian didampingi Ketua DPRD Luhur Pambudi Mulyono, dan Sekda Said Romadhon melakukan lawatan ke Australia mulai Rabu-Jumat (24-27/10) lalu. “Penjajagan invesasi pelabuhan laut dalam dilakukan saat kami melakukan pertemuan dengan pengusaha di Australia,” ujar Sekda Said Romadhon, Senin (29/10).

Dikatakan Said, pengusaha yang ditemui dan sempat melakukan pembahasan merupakan pengusaha perkapalan Katamaran dan Pelabuhan Marina. Pembahasan tentang investasi pelabuhan laut dalam memang bukan menjadi kegiatan utama saat berada di Australia.

Bupati dan rombongan melakukan berbagai pertemuan dan penjajagan kerjasama dengan beberapa pihak di Australia. Salah satu kegiatan utama adalan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan ACPET (Australian Council for Private Education and Training ) untuk peningkatan SDM melalui pendidikan vokasi.

“Dari kami diwakili Pak Bupati, sementara dari ACPET dilakukan oleh Mr Andrew Seha selalu National Board Director of ACPET,” jelas Said. Dalam kegiatan itu dihadiri sejumlah anggota ACPET dan disaksikan  Konsulat Jenderal RI untuk Melbourne dan Pemerintah Australia Zainal Arifin.

Bupati Purworejo juga melakukan pertemuan intensif dengan Steve U Chun selaku CEO Menzies Institute of Technology. Dari pihak Menzies ingin melakukan investasi di bidang vokasi, khususnya bidang teknik dan kesehatan di Purworejo. “Menindaklanjuti pertemuan itu, pihak Menzies dalam waktu dekat juga akan datang ke Purworejo,” papar Said.

Pihak lain yang menyatakan kesiapan bekerjasama dan segera mendatangi Purworejo adalah PNORS Group of Companies. Ketertarikan itu setelah Bupati Agus Bastian memberikan penawaran kerja sama kepada perusahaan yang bergerak di bidang industri perkayuan internasional, teknologi kesehatan dan informasi teknologi.

“Kami memang harus lebih banyak melakukan kerja sama dengan banyak pihak yang memberikan keuntungan bagi Purworejo. Hal ini penting dilakukan, mengingat banyak kegiatan nasional yang berada atau di dekat Purworejo sehingga kami harus bersiap atau menyongongnya,” tutur Sekda. (udi/laz/fj/mo2)