JOGJA – Tidak ingin kembali menimbulkan korban jiwa karena tertimpa pohon, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mulai melakukan pemangkasan pohon. Itu dilakukan sebelum datangnya musim hujan. Beberapa pohon besar jadi sasarannya.

“Seperti pohon besar yang berada di Jalan Sudirman, Jalan Suroto, Jalan Lowanu, Jalan Faridan M Noto dan Jalan DI. Panjaitan. Pemangkasan bisa hanya ranting atauy dahan, tergantung kondisi pohon,” jelas Kepala Seksi Pertamanan dan Perindang Jalan DLH Kota Jogja Pramu Haryanto Senin (29/10).

Menurut dia ada sekitar 18.000 pohon diseluruh Kota Jogja. Pramu mengatakan lokasi-lokasi tersebut dilakukan pemangkasan yang cukup besar karena dirasa sudah terlalu rindang dan umur yang sudah tua. Dikhawatirkan dengan umur pohon yang sudah tua dapat membahayakan pengguna jalan. Pada 2016 lalu ada dua orang yang meninggal dunia tertimpa pohon di kawasan Gembira Loka Zoo, setahun sebelumnya pemotor juga meninggal tertimpa pohon yang roboh di Jalan Jenderal Sudirman.

Diakuinya, karena pemangkasan tersebut akan berpengaruh pada panasnya beberapa ruas jalan karena berkurangnya peneduhan. Tapi pada saat musim hujan mendatang diharapakan dapat mengalami pertumbuhan kembali.

“Yang terpenting untuk saat ini aman ketika dilalui pengguna jalan,” tuturnya.

Selan itu, menjelang musim hujan ini pula, DLH terus meningkatkan intensitas pengecekan kekuatan pohon. Mulai dari ranting, akar hingga menghitung umur pohon sejak ditanam menggunakan uji laboratorium.

“Masyarakat juga kami himbau untuk membantu untuk melaporkan kondisi pohon di pinggir jalan. Namun bukan persil pribadi, untuk pribadi diharapkan dikelola secara swadaya,” tuturnya.

Sebelumnya Kepala Pelaksana BPBD Kota Jogja Hari Wahyudi menghimbau masyarakat untuk tetap siaga pada pepohonan saat musim penghujan datang. Pengguna jalan khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua dihimnbau untuk tidak berteduh dibawah pohon rindang ketika hujan turun.

“Karena pohon besar rawan tumbang. Jadi lebih baiknya menyiapkan jas hujan supaya tidak perlu berteduh,” ujarnya. (cr5/pra/zl/mo2)