JOGJA – Jelang musim hujan beberapa penyakit perlu diwaspadai. Diantaranya yang sering diabaikan adalah penyakit yang disebarkan oleh tikus. Leptosirosis adalah penyakit yang disebarkan melalui air seni tikus.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Jogja Endang Sri Rahayu mengatakan bakteri yang dibawa hewan adalah Leptospirosis. “Penularan bakteri dihasilkan dari air yang tercemar oleh kencing tikus yang membawa bakteri Leptosira,” jelasnya Minggu (28/10).

Lebih berbahaya lagi, penyakit ini tidak bisa diagnosis secara kasat mata. Endang menduga bahwa penyakit ini bisa terjangkit ketika orang sedang bekerja bakti atau membersihkan rumah. Terutama pada saat membersihkan tempat yang biasa dihuni tikus dan memiliki genangan air.

Gejala awal penyakit ini dituturkan oleh Endang bisa berawal dari jika seseorang merasa lemas, kemudian badan terasa panas dan kepala pusing. Kemudian badan teras nyeri terutama pada bagian betis.

“Jika sehabis kerja bakti atau bersih-bersih kebun terasa gejala seperti yang disebutkan, ada baiknya segera dibawa ke dokter atau puskesmas. Bisa jadi itu gejala awal Leptospirosis,” tegasnya.

Endang meminta masyarakat bisa menjaga kebersihan sekitar tempat tinggal dan tubuh terutama pada musim hujan. Karena tempat gelap dan sembarangan membuang sampah khususnya sampah bekas makanan bisa mengundang tikus untuk bersarang. (cr5/pra/zl/mo2)