KULONPROGO – Kabupaten Kulonprogo memiliki permainan tradisional khas yang siap mendunia, Nglarak Blarak. Pernah menjadi juara satu lomba tradisional tingkat internasional, Pemkab Kulonprogo berniat terus melestarikan permainan tradisional yang biasa disebut Nglabrak itu.

Seperti yang dilakukan Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulonprogo dan Karang Taruna Kulonprogo dalam rangka Menoreh Art Festival (MAF) peringatan Hari Jadi Kabupaten Kulonprogo ke-67. Lomba diikuti 12 Kecamatan se- Kabupaten Kulonpogo di Alun-alun Wates (Alawa), Sabtu (27/10).

Kecamatan Galur berhasil menyabet juara pertama lomba permainan Nglabrak dan berhak mendapatkan trophy serta uang pembinaan senilai Rp 6 juta. Kepala Disbud Kulonprogo Untung Waluya mengatakan Nglabrak pernah diikutkan dalam festival tingkat nasional dan menjadi penyaji terbaik pada tahun 2014 dan 2016. Tidak hanya itu olahraga tradisional ini juga sempat meraih juara satu di tingkat internasional yang diikuti oleh 146 negara pada tahun 2017.

“Kegiatan sederhana ini dikemas dengan semangat mengapresiasi dan mengangkat nama besar Kulonprogo,” jelasnya.

Nglabrak sendiri merupakan suatu permainan tradisional atau kebudayaan sekaligus khas Kulonprogo, yang menggambarkan aktifitas warga Kulonprogo sebagai penderes nira kelapa. Permainan ini pun tak jauh dari itu, perlengkapan yang digunakan ada pelepah daun kelapa, bumbung kelapa dan diiringi dengan musik gamelan.

“Semua dikombinasi secara unik menjadi sebuah permainan juga olahraga, kesenian dan budaya yang menjadi hiburan bagi masyarakat Kulonprogo,” tuturnya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kulonprogo Jumanto menambahkan, Nglabrak mengandung makna filosofi yang cukup tinggi. Jika diterjemahakn secara bebas dengan bahasa Indonesia, jelas dia, artinya menabrak, maknanya melawan arus dalam melawan kemiskinan, kebodohan dan ketertinggalan.

“Nglabrak ini merupakan suatu perpaduan antara edukasi, prestasi dan rekreasi. Sangat pas bagi generasi muda dan sudah selayaknya menjadi identititas Kabupaten Kulonprogo,” ucapnya. (tom/pra/zl/mo2)