SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman kembali melakukan peninjauan ke distributor telur ayam untuk mengecek harga. Jumat (26/10), mendatangi distributor telur dan mengambil sampel distributor, Jogja Telur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Sumadi menerangkan, tidak ada gejolak harga telur. Sebab stok telur di tingkat peternak dan distributor melimpah.

“Saat ini harga telur masih berkisar Rp 19.000 per kilogram,” kata Sumadi di sela peninjauan harga telur di Jogja Telur Jumat(26/10).

Pihaknya menjamin harga telur stabil hingga Desember 2018. Pun jika sewaktu-waktu terjadi kenaikan permintaan, stok telur juga aman.

Sementara itu, pemilik Jogja Telur, Setyawan menjelaskan, pada dasarnya kenaikan harga telur jelang hari raya merupakan dampak konsumsi yang meningkat.

“Biasanya peternak ayam itu 20 persen jumlah ayamnya dipakai buat ayam potong,” ujar Setyawan.

Produksi telur menjadi semakin berkurang seiring berkurangnya jumlah ayam. Selain itu, permintaan dari konsumen juga bertambah. Akibatnya harga menjadi merangkak naik.  (har/iwa/by/mo2)