• Qiscill Gandrum Minny jadi Penyelamat PSS Sleman

TANGERANG- Perjuangan pantang menyerah ditunjukkan skuad Super Elang Jawa- julukan PSS Sleman dengan menahan imbang 1-1 tuan rumah Persita Tangerang di Stadion Benteng Taruna Jumat (26/10). Rekrutan anyar PSS Sleman Qiscill Gandrum Minny, menjadi penyelamat PSS. Itu  setelah golnya di injury time menyamakan skor. ”Pertandingan yang sangat menarik. Seru hingga akhir. Lagi-lagi kami beruntung bisa mencetak gol di menit akhir,” kata pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara.

Duel perdana babak delapan besar menjadi pembuktian bagi para pemain anyar di kedua tim. PSS Sleman harus tertinggal lebih dulu melalui kaki Hari Habrian, saat pertandingan memasuki menit ke-26. Pemain yang baru didatang dari Cilegon United di babak delapan besar tersebut berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di mulut gawang PSS yang dikawal, Ega Rizky menjadi gol.

Memasuki babak kedua, pelatih PSS Sleman segera melakukan perubahan. Pemain gaek yang didatangkan dari PSMS Medan, Amarzukih digantikan oleh Dave Mustaine. Kehadiran Dave, tidak banyak memberikan perubahan arah permainan PSS Sleman.

Sepanjang babak kedua, PSS Sleman menguasai lini tengah. Namun, serangan-serangan yang dibangun melalui kedua sisi yang ditempati oleh Rossy Noprihanis dan Rangga Muslim, selalu kandas di kaki barisan belakang lawan.

Bahkan, peluang untuk bisa membalas gol tuan rumah seolah sirna setelah bek kanan, Bagus Nirwanto diusir wasit akibat akumulasi kartu kuning yang diterima.

Tampil dengan sepuluh pemain membuat PSS Sleman kelabakan menahan gempuran-gempuran Laskar Cisadane. Peluang emas tuan rumah melalui kaki Kito Candra, berhasil dipatahkan oleh bek, Arsyad Gufron. Praktis, selama bermain dengan 10 pemain, PSS hanya mengandalkan serangan balik.

Kejelian Seto menggantikan Rangga yang tidak banyak memiliki ruang gerak dengan Qischill, berbuah manis. Melalui skema tendangan pojok Aditya Putra Dewa, bola crossing disambut dengan heading Christian Gonzales. Qischill, yang berdiri membelakangi gawang, menyambut umpan Gonzales dengan bicycle kick. Bola ke tiang jauh tidak dapat dijangkau kiper Yoga T membuat skor 1-1 saat laga memasuki menit 90+3.

Seto mengatakan, akan melakukan evaluasi atas hasil yang diraih. Dia melihat ada kelemahan transisi dari bertahan ke menyerang, sehingga timnya minim peluang meski menguasai pertandingan. ”Setelah masuk Budiono dan Qischill memang permainan kami terlihat,” jelas Seto.

Seto menyebut raihan satu poin tersebut menjadi modal penting bagi timnya sebelum menghadapi laga melawan Persiraja Banda Aceh. “Target kami menghindari kekalahan. Satu menjadi modal penting bagi kami,” katanya.

Pelatih Persita Tangerang Wiganda Saputra menyayangkan timnya kebobolan di menit-menit akhir. ”Seharusya kami bisa lebih fokus di menit-menit krusial,” jelasnya.

Atas raihan poin tersebut, PSS Sleman untuk semenatara berada di posisi puncak Grup B karena gol di kandang lawang. Peringkat grup B delapan besar Liga 2 masih bisa berubah karena hari ini akan berlangsung Madura FC kontra Persiraja Banda Aceh yang digelar di Stadion Ahmad Yani, Madura. (bhn/din/zl/mo2)