Mendadak Diundur,

Ribuan Peserta

Tes CPNS Kecewa

MAGELANG – Ribuan peserta ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gedung Wiworo Wiji Pinilih Kota Magelang, harus menanggung kecewa. Mereka gagal melaksanakan tes dengan alasan yang tidak jelas. Panitia hanya menyebutkan karena gangguan teknis.

“Terus terang, saya kecewa tidak jadi tes. Sudah jauh-jauh datang sebelum pukul 07.00, tetapi malah tidak jadi tes dan diundur,” kata salah seorang peserta tes asal Bekasi, Jawa Barat, Darti Oktaviani, Jumat (26/10).

Kekecewaan perempuan itu semakin terasa karena informasinya tes ditunda hingga 16 November mendatang. Padahal untuk mengikuti tes di Magelang, sebagai karyawan swasta, dia harus bolos kerja. Ia berharap panitia lebih profesional, sehingga saat mengabari pembatalan tidak persis saat hari pelaksanaan. “Sisi positifnya, mungkin bisa belajar materi lagi,” tuturnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Ela Ernawati, 35, asal Bogor yang mendapat jadwal ujian sesi pertama. Wanita berjilbab ini mengaku baru tiba di Kota Magelang pada Jumat (26/10) pagi sekitar pukul 04.00. Pemberitahuan pengunduran dirasa sangat mendadak.

“Pemberitahuan jadwal tes mendadak. Saya sudah sampai Magelang sejak pukul 04.00 pagi tadi,  eh taunya tes tidak jadi karena kesalahan teknis. Tentu saya kecewa,” ungkapnya.

Kegagalan ini pun berujung pada pengunduran waktu pelaksanaan ujian, yang direncanakan pada 15-16 November. Akibat kegagalan ini, sebanyak 25.237 peserta ujian harus menunda keikutsertaannya dalam tes dan dapat mengikutinya kembali pada waktu yang telah ditentukan.

Koordinator Tim Komputer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional 1 Jogjakarta Suratini mengatakan, diakui memang ada kendala teknis. Hal ini membuatnya harus menunda pelaksanaan ujian selama dua hari di Kota Magelang.

“Memang ada kendala teknis. Kami putuskan untuk tes dua hari di Kota Magelang ditunda agar pelaksanaan ujian lebih siap lagi,” ujarnya.

Ia mengaku tidak tahu pasti kenapa masalah teknis ini terjadi. Hal ini mengingat, persiapan di lokasi ujian sudah dilakukan sejak tiga hari sebelumnya. Bahkan selama dua hari sebelum tes pihaknya sudah tinggal di Kota Magelang untuk menyiapkan segala sesuatunya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang Aris Wicaksono mengemukakan, persoalan teknis menjadi ranah BKN sebagai penyelenggara tes CPNS. Pihaknya sendiri hanya ketempatan lokasi saja.

“Urusan di dalam gedung seperti komputer beserta jaringannya, materi tes, dan lainnya jadi urusan BKN. Pemkot Magelang hanya tempat dan memfasilitasi kenyamanan peserta di luar gedung,” ungkapnya. (dem/laz/zl/mo2)