SLEMAN – Dewasa ini Indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0, yaitu revolusi berbasis cyber physical system, gabungan antara domain digital, fisik, dan biologi. Melihat hal itu, Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) terus meningkatkan kualitas kompetensi untuk bersaing di tingkat global.

Hal ini disampaikan Rektor Unriyo Santoso dalam Wisuda Program Sarjana dan Diploma Semester Ganjil TA 2018/2019 di JEC, Selasa (23/10). “Kami berharap para wisudawan dapat mewujudkan cita-citanya dan kami berpesan sesuai filosofi agar wisudawan bisa menuntut ilmu seumur hidup,” ujar Santoso.

Wisuda ke-19 ini merupakan periode II pada tahun 2018 yang diikuti 636 wisudawan dari 771 yang dinyatakan lulus dalam yudisium semester genap tahun akademik 2017/2018 dan semester gasal tahun akademik 2018/2019. Sampai periode ini Unriyo telah meluluskan 8.780 mahasiswa. “Wisudawan terbaik dengan IP=4.0 sebanyak tiga wisudawan yang semuanya berasal dari Program Studi S1 Keperawatan yaitu, Luh Widya Sinta Dewi S.Kep, Ni Kadek Mega Suprabayanti S.Kep, dan Ni Kadek Diyah Purnama Sari S. Kep,” ungkapnya.

Dijelaskan Santoso, saat ini sudah banyak lulusan yang dapat terserap di dunia kerja. Selain itu banyak dari lulusan Unriyo yang saat ini kembali kepada almamaternya sebagai tenaga dosen dan diberikan kesempatan mendapatkan beasiswa studi lanjut ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatangan MoU antara Unriyo dengan Pengurus Komda Lansia oleh GKR Hemas selaku ketua Umum Komda Lansi  DIJ. Hal yang sudah dilakukan, Unriyo bekerjasama dengan Komda Lansia dan Yayasan Indonesia Ramah Lansia melakukan kegiatan berupa Sekolah Lansia di Klinik Naura Husada Imogiri, Bantul, dan di Klidon, Ngaglik, Sleman.

Kegiatan lainnya berupa Care Giver Training (Pelatihan Kader Kesehatan Lansia). Unriyo dalam hal ini yang menyediakan SDM-nya sebagai bentuk kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi.

“Mengingat kampus Respati memiliki kesamaan visi dan program, maka kami berharap para mahasiswa dan civitas makin meningkatkan perannya bersama Komda Lansia dalam pemberdayaan kaum lansia di DIJ,” papar GKR Hemas. (**/ita/laz/er/mo2)