PURWOREJO-Puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kecamatan Kemiri membentuk kelompok bersama yang dinamakan Kemiri Bangkit (Kembang). Forum ini diharakan akan menjadi titik temu para pelaku usaha.

Keberadaan Kembang dikukuhkan Camat Kemiri Fatqur Rochman. Bersamaan dengan itu diikuti dengan pameran produk masing-masing anggota. Fatqur Rochman  berharap melalui forum itu akan menjadi titik tolak kebangkitan UMKM Kemiri demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Kembang Heri Afiffudin mengungkapkan sebelum pengukuhan kelompok tersebut, para pelaku UMKM dari beberapa jenis seperti kuliner, kerajinan, pembibitan serta jasa. Mereka menyepakati forum tersebut menjadi tempat berdiskusi berbagai strategi peningkatan mutu produk serta pembukaan jaringan pemasaraan. “Kami tidak akan kuat untuk menggapainya sendirian. Karena itulah kami  menyepakati membentuk kelompok untuk mengembangkan usaha yang ada,” kata lelaki yang akrab disapa Aheng ini, kemarin (24/10).

Menurutnya, pemasaran memang menjadi permasalahan bersama. Mereka melirik penjualan produk melalui online. Sebab, hanya sebagian kecil anggota yang sudah melakukannya. “Kami memang mengarah kepada penjualan secara online.  Rencananya Kembang akan membuat website sendiri yang difungsikan untuk pengenalan dan penjualan produk,” jelasnya.

Sekretaris Kecamatan Kemiri Bangun Erlangga Ibrahim mengungkapkan keanggotaan Kembang yang meliputi 40 orang, sebenarnya yang aktif baru ada 20 produk. Pihaknya tidak mempermasalahkan, dan melihat jika hal ini akan mendorong usaha yang baru sebatas embrio untuk terangkat. “Kami sebatas memfasilitasi saja, memang harapan kami adanya produk UMKM ini bisa disinkronkan dengan berbagai potensi yang lain di Kemiri, seperti halnya wisata dan lainnya,” kata Erlangga.

Dengan adanya kerjasama yang baik diantara para pelaku usaha dan penggiat wisata, Erlangga yakin perekonomian di wilayah Kecamatan Kemiri akan ikut terangkat. (udi/din)