Seto : Chemistry Pemain Sudah Terbentuk

SLEMAN – Tidak perlu waktu lama bagi PSS Sleman untuk menyatukan gaya bermain pemain anyar dengan skuad lama. Pelatih Super Elang Jawa Seto Nurdiyantara menyatakan, chemsitry antarpemain sudah terjalin dengan baik.

Seto tampaknya cukup percaya dengan pemain barunya. Ini dibuktikan dengan langsung disertakannya seluruh pemain baru saat PSS Sleman akan menjalani laga pedana delapan besar dengan bertandang ke Stadion Benteng Taruna, untuk menghadapi Persita Tanggerang, Jumat (26/10).

Dalam sejumah latihan dan taktikal permainan, tampak para pemain anyar memang sudah dipercaya masuk dalam skuad inti. Duet bek tengah asal Persis Solo, Ikhwan Ciptady dan Ghufron pun telah dicoba langsung.

”Dan penampilan mereka cukup memuaskan,” jelasnya.

Keberadaan Rossy Noprhinis dan Qischil Gandrum Minny tampaknya menggeser posisi Rifal Lastori yang kerap masuk ke dalam starting eleven PSS Sleman, yang justru tidak menjadi bagian dari 18 pemain yang dibawa PSS Sleman. Tidak hanya Lastori, muka lamannya lainnya, Arie Sandy, Jodi Kustiawan, Irham Irhaz dan Niar Maizar pun tidak masuk dalam 18 pemain yang dibawa.

Sandy harus ditinggal karena mengalami cedera saat menjalani latihan Selasa di Lapangan Jogjakarta International School (JIS) Selasa (23/10). ”Untuk Rifal lebih karena alasan taktik,” jelasnya.

Laga PSS Sleman kontra Perstia Tenggarang sendiri sejatinya di gelar di Stadion Maguwoharjo. Namun, partai kandang tersebut ditunda karena Stadion Maguwoharjo digunakan untuk acara lain. Setelah melawan Persita, Christian Gonzales dkk pun harus menjalani laga away, dengan menghadapi Persiraja Banda Aceh. (bhn/din/fj/mo2)