BANTUL – Pelatihan Socioentrepreneur juga diikuti sebanyak 200 pemuda perwakilan dari dusun di Palbapang Bantul. Mereka antusias mengikuti pelatihan socioentrepreneur yang diselenggarakan BPO bekerjasama dengan DPRD DIY. Pelatihan ini menghadirkan pemateri yakni Danang Wahyu Broto S.E Msi anggota komisi D DPRD DIY, Suyamto dari BPO DIY, dan Zudan Hermawan M.Pd seorang praktisi.

Danang Wahyu Broto S.E Msi memaparkan bagaimana cara memanfaatkan  peluang-peluang untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, dalam dunia usaha pada era saat ini, kebanyakan orang memasarkan produknya melalui media sosial. Diharapkan, peserta dapat memanfaatkan media sosial tersebut untuk memajukan usahanya.

Zudan Hermawan M.Pd pengusaha sekaligus dosen di salah satu universitas negeri di Jogjakarta menceritakan pengalamannya membuka wisata Goa Pindul bersama karang taruna. Ia menceritakan bagaimana mengembangkan usaha yang berangkat dari lingkungan sekitarnya. Disela-sela materinya,  Zudan memberikan tips agar dapat meraih kesuksesan, dimana kesuksesan tersebut bukan apa yang bisa dicapai diri sendiri, namun haltersebut juga untuk menginspirasi masyarakat sekitarnya.

“Pada dasarnya manusia mempunyai jiwa sosial tinggal bagaimana pemuda mengembangkannya menjadi jiwa socio usaha dan dengan membuka usaha melihat potensi lingkungan yang ada, serta membawa manfaat bagi orang lain,” terangnya.

Sementara itu Suyamto memberikan penjelasan mengenai program BPO untuk pemuda, sesuai UU No.40 tahun 2009.

Dikatakan Suyamto, Pemerintah DIY terus menggalakkan wirausaha bagi pemuda, karena wirausaha menjadi tolak ukur kemakmuran suatu negara. (sce/a1/pra/zl/mo2)