BANTUL – Sebanyak 200 pemuda wilayah Parangtritis Kretek Bantul mengikuti pelatihan Socioentrepreneur di Hotel Gandung Kamis, (18/10). Hadir dalam kesempatan tersebut, Nur Hendratno S.IP staff bidang kepemudaan Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY,  anggota DPRD DIY Tustiyani SH, dan praktisi wirausahawan Yohanes Ardi Wijayanto.

Yohanes merupakan pemilik armada transportasi bus GG Imogiri juga memaparkan pengalamannya membangun usaha. Dirinya menuturkan, menjadi menjadi pengusaha sukses harus dapat menikmati setiap prosesnya, serta mulai dari modal hingga pemasarannya dibutuhkan kejelian dalam menentukan pangsa pasar suatu produk.

Pada kesempatan tersebut Nur Hendratno S.IP menjelaskan pelatihan socioentrepreneur menjadi sarana untuk memberikan wawasan kewirausahaan agar pemuda DIY memiliki karakter seorang wirausaha dan nantinya dapat ikut mensejahterakan masyarakat DIY khususnya dan Indonesia umumnya.

Ditambahkan, pemuda diibaratkan sebagai pisau yang bermata dua. Oleh karena itu BPO DIY selalu memberikan pembinaan agar pemuda dapat melakukan hal yang positif di masyarakat dan terhindar dari perbuatan yang tidak baik bahkan merugikan orang lain.

Sedang anggota DPRD DIY Tustiyani SH mengapresiasi keikutsertaan para pemuda dalam pelatihan socioentrepreneur. Ia juga memberikan motivasi kepada peserta agar terus bersemangat mengikuti pelatihan ini karena sangat berguna dan bermanfaat untuk kesejahteraan mereka sendiri.

Pembinaan generasi muda ini akan berlanjut selama beberapa pekan depan dengan lokasi, peserta dan narasumber yang berbeda. Pelatihan ini sendiri bertujuan untuk menumbuhkan jiwa usaha bagi pemuda DIY. (*/a1/pra/zl/mo2)