Lebih dari 100 atlet dan official berbagai cabor yang akan berangkat ke Solo  mengikuti Porprov 2018 mampir di DPRD Purworejo, Jumat (19/10). Mereka berpamitan dan meminta doa restu untuk perjuangan mereka dalam membawa nama Purworejo dalam ajang olahraga bergengsi Jateng tersebut.

Kedatangan mereka dipimpin langsung Ketua KONI Abdullah dan diterima Kasubag Rumah Tangga dan Protokol Setwan Purworejo Mukhroji. Seluruh anggota dewan tidak berada di tempat karena sedang studi banding di luar kota sejak Rabu siang (17/10).

“Kami menyempatkan pamitan dengan menyambangi DPRD ini sebenarnya untuk bertemu dengan anggota dewan, tapi kebetulan semua sedang dinas di luar kota,” kata Abdullah.

Pihaknya memberikan apresiasi atas upaya DPRD untuk memperjuangkan bonus bagi atlet yang berprestasi di ajang Porprov Jateng. Dia berharap waktu yang masih tersisa bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga bonus bagi atlet benar-benar ada.

“Kami melihat pembahasan APBD murni sudah sangat mepet. Padahal untuk bisa mengegolkan anggaran itu, termasuk hibah KONI harus masuk dalam KUA PPAS. Dan anggaran yang ada itu tidak boleh melebihi yang ada di KUA PPAS. Jadi kami akan memberikan apresiasi tinggi jika hal ini berhasil,” tambahnya.

Dalam hal ini, Abdullah melihat DPRD memberikan respons tersebut akibat adanya tekanan publik yang sangat kuat. Ini dilakukan agar tidak ada cap buruk dari publik atas lembaga wakil rakyat tersebut.

“Barangkali dari awal pencoretan anggaran itu, baru disadari sekarang dampaknya. Atau upaya mereka untuk menutupi diri karena dianggap sebagai penjegal bonus bagi atlet,” tandas Abdullah. (udi/laz/zl/mo2)