JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jogja telah menentukan logo dan maskot Pekan Olahraga (Porda) DIJ XV 2019 mendatang. Logo dan maskot tersebut dibuat masyarakat, yang ikut dalam sayembara pembuatan logo dan maskot Porda DIJ.

Untuk logo Porda XV DIJ telah ditetapkan berupa sketsa salah satu fauna yang menjadi ciri khas Jogja, burung derkuku. Dimana sketasa burung derkuku memiliki beragam warna yang melambangkan setiap peserta Porda. Sedangan tiga lingkaran yang ada di bawah paruh, melambangkan solidaritas dan sportivitas dalam olahraga. Logo tersebut, dibuat oleh Wahyu Purnomo, yang menjadi pemenang pertama dalam desain logo Porda DIJ.

Sedangkan maskot Porda DIJ, digambarkan dengan sosok burung derkuku, menggunakan busana adat jawa. Si pembuat desain maskot, Natalia Hasti Lumenta menamai dengan Dreku.

Ketua dewan juri pelaksanaan sayembara maskot dan logo Porda DIJ, Sasongko Iswandaru menjelaskan kriteria utama dalam pembuatan desain logo dan maskot yang utama yakni memperhatikan visi dan misi Jogja. Serta menyertakan flora dan fauna yang menjadi ciri khas Jogja.

”Untuk floranya pohon timoho dan fauna salah satunya tekukur,” jelas Sasongko dalam keterangan di kantor KONI Jogja kemarin (19/10).

Dijelaskan sebanyak lima dewan juri yang disertakan, memberikan penilaian didasarkan pada kentuan. Disebutkan orisinalitas karya, menyumbang 15 persen penilaian. Relevansi logo pada visi dan misi kota, memberikan sumbangan 40 persen penilaian. ”Sisanya dinilai dari estetika logo,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Jogja Tri Joko Susanto mengapresiasi para peserta yang telah turut serta terlibat dalam sayembara pembuatan logo dan maskot. Antusiasme warga dalam menyambut Porda XV cukup terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang turut serta.

Tercatat, dari 49 orang pendaftar sebanyak 32 yang mengembalikan berkas. Dimana untuk lomba maskot diikuti 14 orang. Sementara desain yang terkumpul sebanyak 16 desain, dimana dua orang menyerahkan dua karya. Sedangkan lomba logo diikuti oleh 30 orang dan yang terkumpul sebanyak 43 desin, sebanyak 13 orang menyertakan dua karya.

Pemenang sayembara, sebutnya mendapat hadiah dari KONI Jogja berupa uang tunai. Dimana untuk juara pertama akan menerima Rp 6,5 juta sedangkan kedua Rp 3,5 juta dan Rp 2 juta untuk juara ketiga.

”Kami akan bertemu dengan para pemenang, untuk meminta izin akan ada sedikit perubahan di logo dan maskot,” jelasnya. (bhn/ila)