Dari Sekitar 7.500 Dosen,

Baru 56 yang Profesor

SLEMAN – Banyaknya universitas negeri dan swasta di Jogjakarta, ternyata tidak diikuti dengan tingginya dosen bergelar profesor atau guru besar. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah V DIJ Bambang Supriyadi.

Menurut Bambang, dosen bergelar profesor atau guru besar di Indonesia masih sangat kurang, termasuk di Jogjakarta. “Dari sekitar 7.500 dosen PTS (Perguruan Tinggi Swasta) di Jogja, setidaknya hanya 56 yang bergelar profesor,” katanya, saat memberi sambutan pada acara serah terima surat keputusan kenaikan jabatan akademik profesor/guru besar di Kampus I Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa (16/10).

Ia pun mengakui tidak gampang bagi seorang dosen untuk bisa memperoleh gelar tersebut. Butuh komitmen tinggi serta kredibilitas untuk bisa berada pada tahap itu. “Harus hati-hati dengan plagiasi, sebab itu menyangkut kredibilitas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dari Yayasan Badan Wakaf UII Muhammad Syamsudin. “Guru besar adalah makhluk langka,” ucapnya. Ia bahkan membandingkan jumlah guru besar di UII dengan Universitas Gajah Mada (UGM). “Dari total 675 dosen di UII, hanya 16 yang bergelar guru besar. Padahal di Fakultas Hukum UGM misalnya, sudah ada 14 orang yang mendapat gelar tersebut,” paparnya.  Ia menyimpulkan, UII masih memerlukan dosen yang mampu berkomitmen dalam dunia penelitian demi memperoleh gelar profesor.

Rektor UII Fathul Wahid menambahkan, menjadi seorang profesor harus memiliki daya tahan akademik. Ia mengungkapkan, ada beberapa aspek yang harus dimiliki, meliputi kredibilitas, kemandirian, dan intelektual. “Profesor tidak boleh jago kandang,” katanya.

Ia pun menegaskan seorang guru besar mempunyai tanggung jawab untuk terlibat aktif dalam memecahkan masalah-masalah publik. Lebih lanjut Fathul mengingatkan beberapa peran yang ditanggung guru besar. Mulai dari peran akademis, intellectual leadership, dan professorship. Ia terus mendorong rekan-rekan dosen lainnya, khususnya di UII, untuk tak putus semangat dalam berkomitmen di bidang pendidikan. (cr9/laz)