NYIA

KULONPROGO-Pemkab Kulonprogo berharap PT Angkasa Pura (AP) I mau membantu membiayai keperluan pembangunan rumah khusus (Rusus) relokasi Magersari II di Dusun Siwates, Desa Kaligintung. Ditargetkan rusus Kaligintung bisa ditempati 2019.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU PKP) Kulonprogo, Gusdi Hartono mengatakan, sebelum dibangun pusat (Kementerian PU Pera), lahan seluas 1,1 hektare itu harus di-landclearing dengan anggaran Rp1,5 miliar.  “Pemkab telah mengalokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 Kulonprogo senilai Rp 200 juta, APBD 2019 sebesar Rp700 juta. Diharapkan, kekurangannya bisa ditutup oleh AP I,” katanya, Senin (15/10).

Dijelaskan, dengan anggaran yang tersedia saat ini, pematangan lahan dilakukan secara simultan, pembersihan  lahan awal menggunakan dana APBD 2018 senilai Rp 200 juta dan itu harus sesegera mungkin, sebab Detailed Engineering Design (DED) sudah fiks untuk 50 unit rumah.  “Bentuk dan spesifikasi bangunan sama dengan rusus yang ada di Kedundang. Pembangunan disesuaikan dengan kontur tanah. Calon penghuninya juga sudah didata by name dan by address,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispetarung) Kulonprogo Heriyanto menambahkan, Pemkab Kulonprogo telah mendapat izin dari Kadipaten Pura Pakualaman, perihal penggunaan tanah di Dusun Siwates, Desa Kaligintung, Kecamatan Temon. Sri Paduka Paku Alam X berpesan di relokasi nantinya harus ada tempat beribadah, lokasi bermain dan fasilitas umum dan sosial lainnya.  “Kadipaten sangat mendukung sepenuhnya relokasi ini, untuk menyukseskan program pembangunan strategis nasional,” katanya.

Juru Bicara PT AP I sekaligus General Manajer AP I Bandar Udara Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengaku belum bisa berkomentar lebih jauh terkait usulan Pemkab tersebut. “Kami (AP I) belum diajak berkomunikasi dengan Pemkab Kulonprogo perihal rencana penggunaan dana CSR AP I untuk landclearing lahan magersari tahap II,” ucapnya. (tom/din/er/mo2)