MAGELANG – Perhelatan akbar cabang bulutangkis kembali digelar di Kota Magelang. Sebanyak 13 klub bulutangkis terbaik Indonesia siap bertarung dalam Blibli.com Superliga Junior 2018. Beberapa klub luar negeri juga ikut dalam kejuaraan beregu antarklub kelompok U-17 dan U-19 di GOR Djarum Kota Magelang, Selasa (16/10) hingga Minggu (21/10).

“Mulai tahun 2017 kami undang klub luar negeri khusus di kelompok U-19. Tahun ini kami undang lagi klub luar negeri dengan asal negara berbeda dari tahun 2017,” kata Ketua Panitia Pelaksana Lius Pongoh di Hotel Grand Artos Magelang, Senin (15/10).

Kejuaraan yang menggunakan format Thomas Cup dan Uber Cup ini memperebutkan Piala Haryanto Arbi untuk U-17 Putra dan Yuni Kartika untuk U-17 Putri.  Sedangkan piala Liem Swie King untuk U-19 Putra, dan Piala Susy Susanti untuk U-19 Putri. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 610 juta untuk juara I, II, dan III bersama.

“Turnamen ini sudah dihelat sejak 2016 dengan mempertandingkan kelompok U-19. Mulai tahun 2017 dipertandingkan kelompok U-17 baik putra maupun putri,” tuturnya.

Dikatakan, turnamen ini salah satu ajang mengasah kemampuan atlet muda tanah air. Mereka adalah atlet-atlet masa depan bangsa yang diharap dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

“Kami formatkan seperti Thomas Cup dan Uber Cup agar kita semakin siap merebut kembali supremasi tertinggi kejuaraan bulutangkis beregu tingkat dunia ke depan. Mereka nantinya yang diharap mampu meraih piala bergengsi itu,” katanya didampingi Humas PP PBSI Yuni Kartika.

Event Director Blibli.com Superliga Junior 2018 Bambang Roedyanto menambahkan, klub yang bertarung di U-17, antara lain, PB Djarum, Mutiara Cardinal, Exist Badminton Club, Jaya Raya, Sarwendah Badminton Club, Daihatsu Candra Wijaya Badminton Club, SGS PLN, dan Suryanaga Wima. Untuk kategori U-19, antara lain, PB Djarum, Mutiara Cardinal, Exist Badminton Club, Jaya Raya, FIFA Sidoarjo, Keelung High School (China Taipei), Granular (Thailand), SCG (Thailand), dan Badminton Association of India (India).

“Tahun lalu klub luar negeri yang kami undang Malaysia, Korea Selatan, dan Jepang. Tahun ini berbeda, karena kami ingin mengukur kemampuan atlet Indonesia dalam bertanding melawan atlet luar negeri. Ini pengalaman juga buat mereka sebelum berlaga di tingkat dunia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PD Djarum Yoppy Rosimin mengaku, klubnya sudah siap menghadapi kejuaraan ini. Pihaknya pun mengemban misi untuk bisa mengulang suksesnya seperti tahun 2017 lalu yang merebut piala di kategori U-17 dan U-19 putra.

“Peluang tahun ini sama besarnya, kekuatan atlet merata di kategori U-17 dan U-19. Optimistis kita mampu merebut kembali piala itu di kelompok putra dan kelompok putri juga bisa meraihnya. Kita juga persiapkan semuanya dari simulasi hingga adaptasi lapangan,” tandas Yoppy. (dem/laz/er/mo2)