Kalahkan Namche, Teladan ke Fantastic Four

LAGA super big match antara SMA Kolese John De Britto (JB) melawan SMA Budi Mulia Dua (BMD) berjalan dengan tensi tinggi. Sejak awal, JB tampil ofensif mengandalkan Edward Wirayudha Himawan. Melalui beberapa kali drive, sukses meraih poin, JB unggul 13-4 pada kuarter satu.

Pemain utama BMD, Viknes Waren Mahaputra membalikkan keadaan pada awal kuarter tiga. Ketegangan menyelimuti JB di awal kuarter empat. Saat timnya tertinggal 18-20, mereka justru harus kehilangan sang pelatih karena technical foul.

Hasilnya, pada kuarter pamungkas, Viknes menjadi momok bagi defense JB. Dia mencetak 17 poin sepanjang 38 menit di lapangan. Poin BMD semuanya disumbangkan starting lineup-nya. BMD mengalahkan JB 29-21.

Pelatih BMD Dewanta Aji menyebut kemenanganya sebagai sweet victory sekaligus revenge. Sebelumnya, BMD pernah bertemu JB dan kalah. Dari situ tim belajar banyak dan menganalisis kondisi lawan dan kemampuan timnya.

“JB materi timnya sebenarnya lebih baik, kami sedikit tidak menyangka bisa menang. Tapi tadi kami beri keyakinan ke pemain, antisipasi dengan defense yang baik dan main sabar. Pelan-pelan kami unggul dan kontrol keadaan,” ungkap Aji.

Pada laga lain, SMAN 6 Jogja (Namche) dikalahkan SMAN 1 Jogja (Teladan), 21-12. Kemenangan Teladan tersebut mengantarkan mereka maju ke babak fantastic four.

Pelatih Teladan Agung Budi Raharjo mengatakan mereka berbekal defense kuat. Juga memperbaiki rebounds yang akhinya membuat Namche tak berkutik.

Pelatih Namche, Rizal Haqqi menyebut, anak asuhnya sudah mencoba dengan maksimal. Namun banyaknya peluang yang gagal dikonversi jadi poin menjadi pembeda.

Dari statistik, Namche membuat 27 peluang hanya 4 yang berbuah poin. Termasuk 19 free throw yang hanya masuk 4. “Kami akan coba lagi tahun depan. Skuad kami hanya 2 yang dari kelas XII jadi masih banyak yang bisa ikut lagi,” tuturnya. (riz/iwa/fj/mo2)