SLEMAN – Tahun ketujuh Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi 2018 dimeriahkan penampilan apik berbagai elemen masyarakat. Biasanya, kegiatan budaya di Sleman hampir selalu dimeriahkan pasukan bregada, berbeda dengan tahun ini.

Pelajar dan mahasiswa tumpah ruah memadati Lapangan Denggung dengan balutan berbagai macam kostum. Mulai kostum adat budaya Jawa, maupun dari daerah lain. Ada pula yang mengenakan kostum ala prajurit Belanda.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Sudarningsih sengaja memberikan kesempatan kepada pelajar maupun mahasiswa untuk mengisi pawai budaya. Itu sebab di Sleman masyarakat dari berbagai suku saling bertemu.

“Sesuai dengan semangat kami yang tertuang dalam tema kali ini yaitu Keanekaragaman dalam Kebersamaan,” kata Sudarningsih Minggu (14/10).

Para peserta, kata Sudarningsih, berjumlah 49 orang. Mereka terdiri dari pelajar sekolah menengah pertama (SMP) maupun mahasiswa dari universitas yang ada di Sleman. “Mereka sangat bersemangat menunjukkan kebudayaannya,” ujarnya.

Tentu, kegiatan budaya dan pariwisata yang terus digalakkan Kabupaten Sleman tidak lain untuk memancing minat wisatawan untuk datang. Bukan hanya sekadar berkunjung ke Sleman tapi juga menambah lama tinggal.

Sebab, saat ini di Sleman sudah banyak tumbuh desa wisata. “Adanya event yang bagus dan berkualitas akan mendorong wisatawan untuk datang kembali,” kata dia.

Antusiasme peserta nampak jelas. Tanpa menghiraukan panas matahari siang itu, mereka semangat menampilkan karya tari, musik maupun kesenian tradisional di depan masyarakat Sleman.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan penyelenggaraan kali ini lebih menarik. “Sebab lebih beragam dibanding yang kemarin,” katanya.

Muslimatun ingin agar event yang mempromosikan wisata Sleman semakin banyak. Selain itu dia juga angkat topi karena Dispar Sleman bisa menggaet peserta yang lebih fresh.

Pawai budaya ini sejatinya merupakan ajang lomba. Iring-iringan pawai budaya itu dimulai dari Lapangan Denggung dan berakhir di Lapangan Pemda Sleman.

“Peserta memperebutkan total hadiah Rp 26 juta,” kata Kabid Pemasaran Dispar Sleman, Eka Priastana Putra. (har/iwa/zl/mo2)