Rangkaian Hari Jadi Ke-67 Kulonprogo

KULONPROGO – Menoreh Art Festival (MAF) menjadi magnet. Salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-67 Kulonprogo ini tidak hanya menjadi daya tarik seniman lokal. Seniman dari berbagai daerah di Indonesia pun ambil bagian dalam event tahunan yang digelar di Alun-Alun Wates Sabtu (13/10) ini.

Di antara kabupaten yang ikut memeriahkan MAF adalah Cirebon, Pandeglang, Sragen, Banyumas, Wonogiri, dan Purworejo. Juga Karanganyar, Ponorogo, Bali, serta Madura. Seniman dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, dan Bali ini all-out menyuguhkan pernampilan terbaik mereka.

”Mereka menampilkan karya-karya unggulan,” puji Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo, Untung Waluyo di sela MAF.

Tak ketinggalan, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo ikut memberikan apresiasi. Secara khusus, Hasto, sapaannya, berterima kasih kepada seluruh pihak. Mulai para seniman, panitia, hingga seluruh stakeholder yang terlibat MAF.

”Terima kasih untuk semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.

Novi Samudra, seorang seniman mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam MAF. Apalagi, MAF merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-67 Kulonprogo. Penampil dari Kulonprogo ini berharap tahun depan dapat berpartisipasi lagi.

”Kami mempersiapkan diri dengan latihan selama dua pekan. Penonton juga luar biasa antusias,” katanya semringah.

Adriana, seorang penonton menilai, berbagai atraksi seni yang disuguhkan para penampil sarat dengan kreativitas. Tontonan yang sarat nilai pendidikan itu juga dapat mendorong generasi Kulongprogo. Seni kebudayaan dari berbagai daerah yang ditampilkan menambah wawasan dan kekayaan pemahaman tentang budaya nusantara.

”Semoga nanti peserta bisa lebih banyak lagi,” ucapnya. (tom/zam/by/mo2)