JOGJAEvent wedding terbesar di Jogja kembali digelar untuk kali ketiga. Bertempat di Atrium Jogja City Mall (JCM), sebanyak 60 vendor mengikuti acara ini yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi DIJ Drs Imam Pratanadi MT Jumat (12/10).

Dalam sambutannya Imam Pratanadi memberikan apresiasi dan berterima kasih atas digelarnya event ini. “IKAPPESTY sangat mendukung program pariwisata Kota Jogjakarta dan akan memberikan kontribusi nyata dengan adanya event wedding ini,” katanya

Dikatakan, Jogjakarta sebagai Kota Pariwisata dan Kota Budaya tentu akan terbantu dengan acara yang mengangkat tema “Kemilau Pernikahan Nusantara”. Para pengunjung akan dibantu untuk mempersiapkan acara pernikahannya, termasuk adat apa yang akan dipilih.

Para vendor yang ikut berpartisipasi dalam gelaran ini, cukup beragam. Mulai dari usaha katering, dokumentasi, wedding organizer (WO), lighting, gedung, sound system, dan lain-lain.

Ketua Panitia Serena mengucapkan terima kasih kepada dinas pariwisata, JCM dan semua pihak yang telah mendukung event dari IKAPPESTY ini.  “Semoga di wedding expo yang ketiga ini semakin sukses seperti expo sebelumnya,” kata Serena.

Serena mengatakan, event kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Dalam opening seremoni, dimeriahkan tarian tradisional Greget Asmoro dari Crew Art Management yang menggabungkan tarian dari Solo dan tarian Mandailing, Sumatra Utara.

Sementara itu Ketua IKAPPESTY Stanlus Joelian optimistis event wedding kali ini akan sukses. “Saya optimistis para pengunjung akan memenuhi booth vendor untuk konsultasi mempersiapkan pesta nikah dan memilih adat apa yang akan dipakai untuk prosesi,” katanya.

Selain dimeriahkan live music, event kali ini diisi dengan talkshow, prosesi adat panggih dan tata rias busana pengantin Solo dan Mandailing Sumatra Utara, fashion show, drama musikal, dan pengundian grand prize. (*/a2/laz)