Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah. Tapi juga sarat solidaritas. Itulah yang ditunjukkan Christian Gonzales dan Kristian Adelmund. Keduanya melelang jersey kesayangan. Hasilnya untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Tendangan keras Gonzales di menit 24 meluncur deras. Membobol gawang. Yang dikawal Iva Febrianto. Gol pemain naturalisasi itu membawa keunggulan PSS. Menjadi 2-0.

Pertandingan ini bisa dibilang laga istimewa bagi pemain berdarah Uruguay itu. Bukan sekadar membawa kemenangan bagi Super Elang Jawa. Kontribusi golnya memastikan PSS menjadi pemuncak klasemen grup timur Liga 2 Indonesia. Dalam laga itu PSS menang besar. Dengan margin 4 gol.

El Loco, julukan Gonzales, tak hanya tampil sangar di lapangan. Jiwa sosialnya ternyata cukup tinggi. Gonzales melelang puluhan jersey, jaket, dan sepatu melalui akun Instagram istrinya, Eva Nurida Siregar Gonzales. Atau akrab dipanggil Eva Gonzalez. “Ini salah satu bentuk kepedulian yang bisa saya lakukan,” kata Gonzales usai laga.

Hasil lelang nantinya disalurkan bagi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Lelang dilakukan sejak Minggu (7/10) lalu. Sampai akhir pekan ini.

“Sudah banyak yang menawar. Karena sistemnya lelang, akan dilihat hingga akhir,” kata eks penggawa Persik Kediri dan Arema Malang.

Ide lelang terbesit secara spontan. Setelah Gonzales mengetahui kondisi terkini dampak gempa dan tsunami di Palu. Tanpa pikir panjang, dia memutuskan untuk melelang barang-barang koleksi. Yang menjadi saksi sejarah selama berkarir di sepak bola Indonesia.

Mulai jersey Persik Kediri, Arema Malang, Persisam Samarinda, Persib Bandung, PSS Sleman, dan beberapa klub lain yang pernah dibelanya. “Ada pula jersey saat Piala AFF 2010,” katanya.

Setiap barang yang dilelang memiliki kenangan tersendiri. Termasuk sepatu kebanggaan yang membawanya menjadi top skor Piala Presiden 2017. Saat itu dia membela Arema Chronus. “Padahal hanya satu itu. Tapi tetap saya ikhlaskan,” ujar pesepak bola 41 tahun itu.

Usai lelang, Gonzales berharap punya waktu luang. Untuk menyerahkan donasi. Langsung kepada korban di lokasi bencana. Meski dia sibuk menyiapkan diri menghadapi babak delapan besar Liga 2. “Harapannya bisa bersama istri ke sana (Palu),” tuturnya.

Langkah serupa juga dilakukan Kristian Adelmund. Pemain SC Feyenoord, Belanda itu juga merelakan jersey koleksinya. Untuk dilelang. Dan hasilnya juga disumbangkan. Bagi korban bencana di Sulteng.

Pemain yang pernah menjadi penggawa PSS Sleman itu melelang salah satu memorabilia paling berharganya. Selama berkarir di Indonesia. Yakni jersey PSS bertajuk “Cinta dan Dedikasi” yang pernah dia kenakan.

Hasilnya cukup memuaskan. Jersey itu terjual Rp 8.050.000. Pembelinya Raudi Akmal, putra Bupati Sleman Sri Purnomo.

Tak hanya itu, Adelmund juga merogoh kocek pribadi sebesar Rp 2.000.000 untuk menggenapinya. Jadi total donasi untuk korban gempa di Sulteng menjadi Rp 10.050.000. “Jersey ini paling spesial. Saya bahagia karena nominal lelangnya sangat besar,” ungkapnya.

Adelmund lantas melimpahkan seluruh hasil lelang itu melalui Brigata Curva Sud (BCS). Salah satu wadah suporter PSS Sleman. Lewat program “BCS for Palu.”

Pemain yang kini bermukim di Belanda itu menerima kabar gempa Sulteng dari video. Yang beredar di media sosial. Dia mengaku cukup sedih menyaksikan konten video memilukan itu. “Banyak video yang bikin saya sedih,” ucapnya.

Adelmund memang telah cukup lama meninggalkan Indonesia. Pemain berposisi bek tengah ini mengaku cukup rindu suasana Indonesia. Khususnya Jogjakarta. Hal itu bukan tanpa alasan. Lima tahun berlaga di Liga Indonesia menjadi karir emasnya. “Hatiku masih di sini. Indonesia rumah ke dua saya,” jelas Adelmund yang pernah bermain di PSIM Jogja.

Untuk mengusir rasa rindunya itu, Adelmund berencana liburan di Indonesia. Pada Desember mendatang. Bahkan, ada indikasi dia bakal menetap lagi di Indonesia. Andai PSS Sleman berlaga di Liga 1. “Doakan 2019 bisa menetap di Indonesia lagi,” pintanya.(yog/rg/mo2)