• Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Pariwisata

PURWOREJO- Australian Council for Private Education and Training (ACPET) menjajaki kerja sama di bidang  pendidikan vokasi dan pariwisata. Mereka menilai, Purworejo adalah wilayah yang sedang tumbuh dimana banyak pembangunan besar di sekitarnya. “Banyaknya pembangunan itu perlu didukung dengan pengembangan SDM untuk memanfaatkan pertumbuhan di Purworejo,” kata Matthew Traynor saat memimpin 12 delegasi ACPET di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Rabu (10/10).

Di bidang peningkatan sumber daya manusia, ACPET memberikan perhatian khusus. Mereka siap bermitra dengan Purworejo untuk kerja sama beasiswa, pertukaran pelajar hingga pertukaran pengajar. Mereka juga menjajaki untuk kerja sama di bidang lainnya, termasuk bidang pariwisata.

Pemkab Purworejo menyambut antusias kedatangan delegasi ini. Salah satunya dengan menyuguhkan aneka produk unggulan. Satu di antara yang paling diminati adalah produk kopi.”Kita harus mampu menjadikan kopi itu sebagai keunggulan,” kata salah seorang penggiat kopi di Purworejo Sugiharto.

Bupati Purworejo Agus Bastian mengungkapkan, Purworejo merupakan wilayah agraris sebagai  alah satu penyangga pangan di Jawa Tengah. Dia juga memeparkan beberapa produk unggulan perkebunan yang melimpah di antaranya kelapa, manggis, durian, kopi maupun produk olahan berupa vco dan gula semut.

Purworejo berdekatan dengan megaproyek NYIA di Kulonprogo. Praktis hal ini menjadikan Purworejo menjadi kawasan strategis. Pihaknya menilai jika pengembangan wilayah perlu diantisipasi, salah satnya dengan persiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi. “Salah satu upaya yang dipandang perlu untuk dilakukan, adalah dengan pengembangan pendidikan vokasi,” katanya.

Menurutnya pendidikan vokasional pada dasarnya merupakan pendidikan yang lebih berorientasi pada penerapan ilmu untuk menyelesaikan problem secara praktis namun sistematik dan terukur. Untuk menjamin lulusannya siap kerja, sekolah-sekolah vokasi membangun sistem link and match antara sekolah dengan industri.

Purworejo telah dideklarasikan sebagai Kabupaten Vokasi pada 26 Juni 2012. Kondisi eksisting pendidikan vokasional Purworejo, terdiri dari Satuan Pendidikan Vokasi 7 sekolah negeri dan 36 sekolah swasta, yang di dalamnya terdapat 27 jenis program keahlian dengan peserta didik 19.298 orang.

Dalam hal pengoptimalan potensi yang dimiliki, Purworejo merasa berkepentingan untuk mengadakan kerja sama dengan Australia. Dengan harapan, kerja sama ini dapat membantu mewujudkan mimpi-mimpi kami untuk memajukan Purworejo dan menyejahterakan rakyat.”Utamanya melalui peningkatan kualitas sumberdaya manusia,’’ jelasnya. (udi/din/er/mo2)