SLEMAN-Jajaran Reskrim Polsek Ngaglik menangkap Rudiyanto. Pria 37 tahun ini terindikasi kerap melakukan pencurian di kampungnya Wonosalam Sukoharjo Ngaglik. Terbaru, dia mencuri gawai Samsung S9 milik tetangganya, pelajar kelas 3 SMP.

Pelaku ini terkenal di wilayah kampungnya sering bertindak kriminal. Beberapa bulan sebelumnya juga sempat terpergok pemilik rumah masuk pekarangan tapi belum sempat beraksi.”Yang melaporkan ayah korban Herry Budianto,” jelas Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi, Senin (8/10).

Nah, pencurian gawai itu terjadi 20 September lalu. Sekitar pukul 23.00, pelaku memetakan kondisi rumah sebelum beraksi. Saat beraksi, pelaku masuk melalui pintu yang tidak terkunci. Sasarannya adalah mencuri barang dengan nilai tinggi. Saat memasuki kamar milik anak Herry, pelaku melihat Samsung S9 tergeletak. Tanpa pikir panjang buruh parkir ini langsung membawa gawai senilai Rp 12,7 juta itu.

Berdasarkan pengakuan korban, pelaku sempat dipanggil sesepuh kampung. Namun dalam pertemuan tersebut, pelaku mengelak. Bahkan pria yang memiliki nama alias Revo ini justru menantang warga untuk membuktikan.

Berangkat dari penyelidikan, polisi langsung mengintai pelaku. Untuk mengungkapkan kejahatan, personel menyamar sebagai pembeli gawai. Alhasil pelaku berhasil dibujuk bertransaksi gawai di SPBU Turi, Sabtu malam (6/10).

Dalam transaksi tersebut, pelaku menyepakati penjualan senilai Rp 7 juta. Usai transaksi itulah polisi langsung meringkus pelaku. Rudiyanto sempat mengelak, dia mengaku hanya menjadi perantara penjual untuk gawai tersebut. “Pas ditangkap berkelit.Tapi akhirnya mengaku, terlebih nomor imei sesuai dengan handphone yang hilang,” kata Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto.

Saat digeledah polisi tidak hanya menemukan gawai. Adapula satu unit replika senjata api jenis pistol. Dalam pengakuannya, pelaku mendapatkan airsoftgun tersebut dari wilayah kota Jogja. Berdasarkan barang bukti ini, polisi masih mengembangkan penyidikan.

Ada dugaan pelaku juga bertindak kriminal lainnya. Terlebih ada keluhan warga terkait aksi kriminalitas menggunakan senjata api menyerupai pistol. (dwi/din/er/mo2)