Telepon Kadin dan
Perbankan, Minta
Sejumlah Uang

PURWOREJO – Nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo Said Romadhon jadi alat pihak tidak bertanggungjawab untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Penipuan ini menyasar beberapa kepala dinas serta pimpinan perbankkan di kabupaten ini.

Kabag Humas dan Protokol Setda Purworejo Agus Ari Setiadi mengungkapkan, sudah ada beberapa pihak yang melaporkan soal ini langsung ke Sekda. Adapun modus yang dipakai pelaku penipuan adalah melakukan telepon langsung tanpa melalui pesan pendek.

“Beberapa hari ini cukup marak telepon yang mengaku Sekda dan menghubungi kepala dinas dan perbankan di Purworejo,” kata Agus Ari kemarin (8/10). Si penelpon yang mengaku Sekda meminta uang kepada korbannya. Jika tidak diberikan, dia memberi ancaman tertentu.

“Memang belum ada pihak yang menjadi korban dari kejadian itu. Karena semua pejabat yang ada paham dengan karakter Pak Sekda. Beliau tidak mungkin melakukan hal itu,” jelas Agus.

Pihaknya menegaskan telepon yang ada murni tindak kriminalitas dan tidak ada kaitannya dengan sekda ataupun Pemkab Purworejo. Apabila ada anggota masyarakat yang menerima telepon yang mengatasnamakan sekda, sebaiknya tidak ditanggapi.

“Imbauan dari kami, jika memang ada pihak yang yang menelpon dan mengaku-aku sebagai pejabat, sebaiknya dibiarkan saja. Kalau memungkinkan, dilaporkan ke pihak berwajib,” tambah Agus.

Sebelumnya kasus penipuan dengan memanfaatkan ponsel juga terjadi. Mengatasnamakan wartawan, pelaku memanfaatkan layanan pesan pendek. Beberapa pihak dihuungi dan dimintai uang yang dikatakan untuk pengobatan rekan wartawan. Jika keinginan tidak ditanggapi, pelaku mengeluarkan kata-kata kotor. (udi/laz/er/mo2)