Andong Belum Aman,
Pendakian Ditutup

MUNGKID – Wilayah hutan di lereng Gunung Sumbing yang masuk wilayah Kabupaten Magelang, kembali terbakar. Kebakaran terjadi di Petak 1-5 Perhutani yang masuk Desa Sukomakmur, Kajoran. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan.

“Sekitar pukul 10.00 petugas Perhutani mendapat laporan Ketua LMDH Desa Sukomakmur Jahroyang adanya kebakaran hutan di Petak 1-5. Adanya laporan itu langsung diteruskan kepada Asper/KBKPH Magelang & KRPH Mangli,” kata Plt Kepala BPBD Pemkab Magelang Edy Susanto, Senin.

Pemadaman kemudian dilakukan masyarakat Desa Sukomakmur dan Adipura. Luas areal yang terbakar empat hektare. Sumber api diduga dari orang yang tidak bertanggung jawab “Setelah sekitar lima jam terbakar, pukul 10.00, api kemudian berhasil dipadamkan,” tuturnya.

Sementara itu, terkait kebakaran di Gunung Andong, Ngablak, akhir pekan lalu, untuk sementara jalur pendakian ditutup selama 14 hari. Keputusan itu diberlakukan pasca kebakaran yang menewaskan Ikhsan Nurrohamin, 18, seorang relawan gugur saat proses pemadaman karena kekurangan oksigen.

“Penutupan jalur pendakian itu sebagai wujud berkabung atas meninggalnya relawan Ikhsan. Penutupan berlaku bagi seluruh pengunjung, kecuali petugas pemadam dan relawan,” ungkap Edy. Penutupan jalur pendakian itu dilakukan karena kondisi Gunung Andong juga masih belum aman.

“Kemarin diputuskan 14 hari, 7-21 Oktober 2018. Tapi surat resmi dari Perhutani, penutupan pendakian sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ungkap Sutikno Aji, pengurus Basecamp Taruna Jaya Giri Dusun Sawit, Girirejo, Kecamatan Ngablak.

Jalur pendakian akan dibuka sesuai kewenangan pengelola basecamp dan Perhutani. “Kapan dibukanya kembali pendakian, kami masih menunggu surat resmi dari Perhutani dulu. Warga berencana untuk naik berjaga,” ujarnya.

Penutupan pendakian Gunung Andong diberlakukan untuk semua jalur, yaitu enam basecamp melalui Dusun Sawit, Pendem, Gugik, dan Temu di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Serta dua lainnya di Dusun Kudusan dan Sekararum Kembangan, di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. (dem/laz/er/mo2)