MAGELANG – Satu truk tronton berisi bantuan kemanusiaan yang dihimpun oleh LAZIS Jawa Tengah untuk korban gempa di Lombok, diberangkatkan dari Alun-Alun Kota Magelang. Menurut Direktur LAZIS Jateng Arif Nurhayadi, bantuan ke Lombok tahap kedua ini berupa lima ton beras, lima set gerobak angkringan, 900 unit meja belajar, satu unit motor becak, bahan bangunan, seragam sekolah dan logistik lainya.

Saat ini mereka juga sedang menghimpun bantuan serupa untuk korban gempa dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala. “Semoga bantuan ini bisa berguna dan bermanfaat,” katanya kemarin.

Pelepasan bantuan logistik yang disertai keberangkatan beberapa relawan ini dihadiri oleh Wali Kota Sigit Widyonindito, Wakapolres Magelang Kota Kompol M Khamami dan pejabat lainnya. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran dan pemutaran video gempa serta dampaknya di Lombok. Hadir juga Direktur Bank Magelang Hery Nurjiyanto, salah satu donatur bantuan itu.

“Kami dari perbankan sangat perhatian dengan adanya korban gempa atau kejadian lainnya. Semoga bantuan bisa bermanfaat,” tutur Hery.

Wali Kota Sigit Widyonindito mengaku telah menginstruksikan untuk melakukan pengumpulan donasi bantuan bencana baik di Lombok maupun di Sulawesi Tengah. Pihaknya bahkan telah menyampaikan sendiri bantuan langsung ke Lombok Utara, didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Mansur Siradj dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ismudiyono.

Sedangkan untuk Sulawesi Tengah, Pemkot Magelang akan mengirimkan uang senilai Rp100 juta dan sudah melayangkan surat edaran (SE) kepada ASN, TNI, Polri, dan warga setempat untuk membantu korban bencana alam. “Masing-masing organisasi perangkat daerah sudah disiapkan kotak (penyaluran bantuan). Nanti seikhlasnya saja. Secepatnya akan kami kumpulkan sampai 19 Oktober mendatang,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kota Sejuta Bunga itu mengajak warganya untuk selalu mensyukuri nikmat Allah SWT. Menurutnya, gempa dan tsunami yang terjadi di Sulteng, bukanlah bencana melainkan ujian yang harus disikapi dengan rasa sabar dan tawakal.

“Wujud rasa syukur ini bisa diaplikasikan dengan memberi bantuan kemanusiaan terhadap saudara kita yang ada di Palu, Sigi, dan Donggala. Kalau tidak mampu, kan bisa kirim doa, untuk korban di sana, agar diberi kekuatan dan kesabaran oleh Allah SWT,” katanya.

Kabag Kesejahteraan Masyarakat Pemprov Jawa Tengah Imam Ihwandi mengatakan, pelepasan truk kemanusiaan kali ini menjadi yang kedua digelar oleh LAZIS Jawa Tengah untuk korban bencana di Lombok, NTB. Pada periode ketiga yang dijadwalkan pertengahan Oktober mendatang, truk kemanusiaan juga akan dikirim untuk korban bencana gempa tsunami gempa Palu, Sigi dan Donggala. (dem/laz/zl/mo2)