SLEMAN – Meski sudah mulai berlatih bersama pemain lain, gelandang serang Slamet Budiono dipastikan tidak akan bermain saat PSS Sleman menjamu Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, besok (25/9). Butuh waktu sepekan lebih bagi Budiono untuk bisa benar-benar merumput bersama skuad Super Elja (Elang Jawa).

“Budiono masih ada trauma setelah cedera. Itu yang harus dihilangkan,” kata Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara.

Cedera yang didapat saat laga persahabatan menjamu PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, membuat Budiono harus menepi selama hampir sebulan.

Cederanya Budiono menambah rentetan pemain yang cedera di kubu PSS setelah sebelumnya Adi Nugroho dan Dave Mustaine mengalami hal sama.
Seto menjelaskan, masih memberi waktu kepada pemainnya untuk mengatasi trauma setelah cedera. Diakui sudah ada perkembangan positif pada fisik selama menjalani latihan bersama pemain lain.

“Nanti akan kami pastikan ke tim medis. Yang penting dia sudah ikut latihan untuk menghilangkan traumatik. Yang penting dia sudah berlatih,” kata pelatih asal Kalasan, Sleman, ini.

Dia berharap, Budiono sudah bisa bermain setelah dua laga melawan Kalteng Putra dan Semeru FC. Itu artinya, Budiono sudah bisa tampil saat PSS bertandang ke Gelora Supriyadi, markas Blitar United. ”Saya harapkan dua pertandingan lagi dia bisa tampil,” kata Seto.

PSS sendiri tampaknya sudah menemukan sosok pengganti Budiono selama absen. Rangga Muslim Perkasa yang memiliki krativitas di sektor flank, bermain cukup baik selama Budiono absen. Selain Rangga, agresivitas winger Rifal Lastori pun kerap memberikan ancaman kepada tim lawan yang dihadapi.

Namun dengan hilangnya Budiono, Seto tidak punya banyak pilihan di gelandang sayap. Praktis selama putaran kedua Liga 2, PSS Sleman selalu bertumpu pada Rangga dan Rifal untuk menopang striker Christian Gonzales.
Bahkan di laga terakhir saat melawan Persiba Balikpapan pun, Rangga harus digeser untuk membantu lini tengah.

“Memang untuk saat ini kami tidak punya banyak pilihan. Tapi kami harus memaksimalkan skuad yang ada,” jelas Seto. (bhn/laz)