SLEMAN – Banyak keresahan yang mendorong Devi Abdurrahman Nawawi untuk maju sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD DIJ dari Daerah Pemilihan (Dapil) III. Pria 36 tahun asal Sedayu, Bantul ini akan bersaing di bursa Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 meliputi wilayah Pajangan, Kasihan, Sedayu, Srandakan, Sanden, Pandak, Bantul, dan Sewon.

Devi, sapaannya, menyoroti lima hal yang menjadi perhatian utamanya. Kemiskinan di Bantul misalnya, menjadi salah satu keresahannya. Tak hanya itu, kesenjangan pendapatan masyarakat juga dinilai masih tinggi.


BANGUN DESA: Devi Abdurrahman Nawawi merasa di Bantul masih banyak desa yang perlu diperhatikan dan dikembangkan. (REREN INDRANILA/RADAR JOGJA)

Beranjak dari situ, Devi lantas melihat minimnya pelayanan publik terhadap kebutuhan masyarakat. Hal itu menjadi poin kedua fokus perhatiannya. Bagi Devi, faktor-faktor tersebut mempengaruhi optimalisasi perkembangan kawasan strategis.

“Apalagi di Bantul masih banyak desa yang perlu diperhatikan dan dikembangkan,” tutur bacaleg dari Partai Nasdem tersebut.

Lebih dari itu, masalah kesehatan dan pendidikan menjadi poin-poin lain yang digarisbawahi oleh Devi. Dia berpendapat, masyarakat tak memerlukan program kesehatan yang rumit dan aneh-aneh. Sedangkan aspek pendidikan harus dioptimalkan secara profesional.

Sementara itu, Nasdem dipilihnya karena citra partai yang bersih dan tanpa mahar. “Saya nyaleg tidak dipungut biaya sepeser pun,” ujar bapak dua anak ini.
Selain itu, Devi merasa visi dan misinya bisa lebih terealisasi melalui Nasdem. Perihal kampanye, Devi tak ingin ada money politic.

“Saya ingin menunjukkan pada masyarakat bahwa politik itu sebenarnya tidak kotor,” ucapnya saat Morning Tea with The Candidate, Selasa (18/9).

Alumnus magister Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Jogjakarta ini berharap bisa membawa nama baik almameternya di kancah politik. Di mata Devi, terjun di dunia politik adalah salah satu cara menerapkan ilmunya di masyarakat.

“Saya ingin mengabdi di tanah leluhur saya,” ujar pria yang sejak 1999 aktif di bidang politik.

Ini adalah kali ketiga Devi mengajukan diri sebagai calon legislatif. “Sebelumnya saya pernah nyaleg di Jawa Tengah meliputi wilayah Kedu,” ungkap Devi.
Keluarga besar Devi pun senantiasa mendukung keputusannya menjadi calon legislatif. “Semoga saya bisa terus mengemban amanah dengan niat tulus ini,” harapnya. (cr9/ila)