TAK perlu ke Belanda untuk melihat taman bunga dan menara kincir angin. Meski beda apiknya, setidaknya dapat mengistirahatkan mata dari pemandangan padatnya perkotaan.

Datang saja ke Taman Ramadanu. Lokasi ini menyuguhkan cantiknya warna merah dan kuning bunga Selosia. Ditata melingkar mengelilingi menara kincir angin yang mirip dengan kincir khas Belanda.

Terletak di Dusun Danurojo, Jamuskauman, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah. Dapat ditempuh sekitar satu jam dari pusat Kota Jogja. Bisa melalui jalur utama Jalan Magelang maupun jalur alternatif dari arah Tempel atau Seyegan, Sleman.

Selain bunga Selosia, ada pula bunga Kertas yang lebih beragam warnanya. Ada kuning putih, ungu, merah jambu, putih, dan merah. Semakin menarik ketika kupu-kupu hinggap di atasnya.

Pengunjung dapat mencari sudut-sudut favorit untuk foto bersama atau berswafoto. Dengan angle dan komposisi tepat, dapat menghasilkan foto yang natural dan tak seperti di taman buatan.

Taman ini berada di tengah kampung, tak jauh dari permukiman warga. Namun, di sekelilingnya masih terhampar luas sawah dan nyiur. Ditambah semilir angin yang berembus. Paling asyik dinikmati pagi atau sore hari setelah jam 15.00.

Lahan seluas tiga hektare tersebut tadinya merupakan tanah bengkok atau tanah kas desa yang menganggur dan kering. Mulai dirintis sejak Februari 2018 dan dibuka Juni 2018.

“Setelah libur Lebaran lalu ramai sekali, sehari bisa lebih dari 1.000 pengunjung yang datang,” ujar pengelola Nugroho Setiawan.

Merawat taman seluas itu gampang-gampang mudah. Bunga harus disiram setiap hari. Namun tidak boleh disiram dari atas agar tidak becek dan menyulitkan akses pengunjung.

Meski begitu, di beberapa sudut tampak bunga Selosia yang sudah coklat menghitam dan layu. “Kalau yang itu (layu) ada yang mati kena penyakit, nanti ditanam lagi dengan yang baru,” terangnya.

Untuk masuk ke Taman Ramadanu, hanya perlu membeli tiket seharga Rp 8 ribu untuk dewasa, dan Rp 5 ribu untuk anak-anak di hari biasa. Namun di hari libur harga tiket diseragamkan Rp 8 ribu.

Selain taman bunga, disediakan spot foto terbuat dari bambu. Di dekat pintu keluar, pengunjung juga dapat mampir ke kolam kecil sekadar memancing ikan. (tif/iwa)