BALIKPAPAN – PSIM Jogja wajib mengantisipasi perombakan besar-besaran di kubu Persiba Balikpapan. Kemenangan 2-1 di pertemuan pertama, bukan jaminan bagi Laskar Mataram, untuk kembali menaklukan skuad Beruang Madu-julukan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan hari ini.

Ya, Hendika Arga dkk akan berhadapan dengan nama-nama baru di laga nanti. Sebanyak 12 pemain Persiba dicoret karena dinilai tak memenuhi ekspektasi. Mereka yang coret yakni Yus Arfandy, M Kasim Slamat, Hendra Ridwan, Ikhfanul Alam, Yosep Yopi Marandof, Dani Namangge,Helmy Putra Damanik, Barep Wahyudi AW, Tedi Hasanudin, Sigit Meiko Susanto, Dimas Galih Gumilang. Bahkan, mantan kapten PSIM Jogja di 2016 Sunni Hizbullah harus angkat koper dari skuad Beruang Madu.

Setelah mendepak sejumlah pemain, manajemen Persiba Balikpapan, merekrut sejumlah nama. Mulai dari eks PSS Sleman, Yudi Khoerudin  pun direkrtut untuk memperkuat pertahanan. Ada pula nama Pablo Cesar Worabay (depan), Aang Suparman (belakang), Mohammad Fadil Redian (tengah), dan pemain naturaliasi, Orock Charles Oben Njock (depan).

Perubahan komposisi inilah yang akan diantisipasi oleh pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak. ”Materi mereka sekarang bagus ketimbang putaran pertama,” kata Bona kemarin (14/9).

Bukti perubahan skuad tersebut cukup tampak dari hasil positif saat menjalani laga tandang di Stadion Semeru Lumajang, kandang Persigo Semeru FC. Ketika itu Beni Oktaviano dkk unggul dengan skor meyakinkan 2-0.

Dengan perubahan komposisi yang ada pada tim lawan, Bona meminta kepada skuadnya untuk bekerja keras demi mencuri poin hari ini. Bona meyakini, barisan pertahanan skuadnya akan banyak bekerja keras menahan gempuran para penyerang tuan rumah. “Kami perkuat organisasi pertahanan. Offensif mereka cukup berbahaya,’’ katanya.

Melawan Persiba, PSIM Jogja dipastikan tidak akan diperkuat bek Edo Pratama yang tengah menjalani program dari kuliah. Sebagai gantinya Fandy Edi akan diduetkan dengan M Arifin untuk menjaga lini pertahanan Laskar Mataram. Sementara untuk penyerangan nama Ismail Haris masih akan dipercaya sebagai striker tunggal yang akan ditopang trisula Supriyadi, Hendrico, dan Hendika Arga.

”Kami harap peran para gelandang banyak memberikan thru pass untuk masuk kepertahanan lawan,” jelasnya.

Begitu juga dengan gelandang PSIM Raymond Tauntu yang menargetkan poin saat bermain di kandang lawan.  “Tekad kami mencuri poin. Saya akui posisi PSIM belum aman dari degradasi. Manajemen dan pelatih sudah meminta itu pada kami,” jelasnya.

Pelatih Persiba Balikpapan Hariyadi meminta kepada skuadnya untuk bermain dengan fighting spirit yang tinggi. Apalagi laga kali ini akan ditonton pendukung sendiri. ”Tidak ada kata lain kami harus mendapatkan poin penuh,’’ kata Hariyadi.(bhn/din)