SLEMAN – Menjadi anggota dewan adalah salah satu cara untuk menyuarakan aspirasi rakyat secara langsung. Hal itulah yang mendorong Iskandar Atimurdani untuk berani maju sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg).

Pria yang sejak lama aktif berorganisasi ini mengajukan diri sebagai Bacaleg DIJ Daerah Pemilihan (Dapil) II Sleman.

Latar belakang Iskandar sebagai atlet catur mendorongnya untuk memajukan bidang olahraga bagi masyarakat. Tak hanya bidang olahraga, aspek ekonomi juga menjadi fokus pada visi dan misinya. Dia juga yakin olahraga bisa menjadi kegiatan bermanfaat daripada sekadar bermain games lewat gadget.

“Saya ingin memaksimalkan pembangunan sarana olahraga bagi masyarakat,” ucap pria yang pernah mengikuti Kejurnas catur tersebut.

Menurutnya, olahraga tak hanya bisa dijadikan hobi, tapi juga mata pencaharian. “Kalau masyarakat bisa berprestasi di bidang olahraga, tidak menutup kemungkinan bonus yang didapat juga besar,” jelas Iskandar saat Morning Tea with The Candidate di Kantor Radar Jogja.

Pria kelahiran 29 Agustus 1975 ini memutuskan untuk maju sebagai Bacaleg dari Partai Perindo. Partai tersebut dipilihnya atas dasar saran dari rekan-rekannya yang terlebih dulu berkecimpung di dunia politik. Lebih dari itu, Iskandar merasa Perindo memiliki citra yang kuat.

“Dengan bergabung di Perindo, saya melihat kemudahan dalam membangun jaringan,” ujar Iskandar.

Iskandar berharap, dengan mengajukan diri sebagai Bacaleg, aspirasi masyarakat bisa tersalurkan. Baginya, banyak potensi yang bisa digali di masyarakat, khususnya di desa.

“Badan usaha milik desa (Bumdes) harus dikelola dengan maksimal dan dikembangkan oleh warga desa itu sendiri,” ucap bapak tiga anak ini.

Keputusan Iskandar maju sebagai Bacaleg didukung oleh keluarga. Dia pun sudah memiliki kiat sendiri untuk membagi waktu antara aktivitas politik dengan bisnis yang dijalaninya. Sebagai pemilik dari Event Organizer (EO) Jalani Production, langkah ini justru menjadi peluang baginya.

“Ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengembangkan pariwisata desa,” ucapnya.

Rencananya, pemuda, ibu-ibu, dan masyarakat desa menjadi fokus pendekatannya saat kampanye kelak. Iskandar hendak merancang event yang bisa diikuti oleh segenap masyarakat agar terasa kian dekat. (cr9/ila)