SLEMAN – Dunia politik bukanlah hal baru bagi Heny Suryani, 52. Kerap ikut suami bertugas sebagai anggota DPRD DIJ, Heny memutuskan untuk ikut terjun di bidang yang sama.

Perempuan asal Sariharjo, Ngaglik, Sleman ini mengajukan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Dapil II Sleman. Pencalonannya ini diakui Heny sebagai bentuk aktualisasi diri.

Partai Nasdem dipilihnya karena sesuai dengan visi dan misinya sebagai Bacaleg. Ini adalah tahun keempat dia dan suami bergabung di Nasdem.

Sebagaimana visi dan misi Nasdem, Heny juga ingin melakukan perubahan, restorasi (pemulihan), serta kemandirian. Dia juga tengah menggencarkan politik tanpa mahar.

“Layaknya tagline kami, bersatu, berjuang, menang,” ujar perempuan alumnus Ilmu Komunikasi UGM tersebut saat Morning Tea with The Candidate di Kantor Radar Jogja.

Dalam penerapannya ke masyarakat, Heny mengaku menyesuaikan kebutuhan. Diakuinya banyak hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari aspek pendidikan, kebudayaan, hingga ekonomi.

Heny pun menyoroti perihal kemajuan era digital dan globalisasi. Baginya, hal tersebut membawa dampak positif dan negatif.

“Anak-anak zaman sekarang sudah luntur sopan santunnya,” ujar ibu dua anak ini. Kendati demikian, kemajuan teknologi membawa dampak positif pada perekonomian. “Sekarang masyarakat semakin mudah berjualan melalui online,” kata Heny memberi contoh.

Masalah pada aspek-aspek tersebutlah yang rencananya dia bawa sebagai program jika terpilih. Heny berharap, nantinya anggota dewan lebih bisa berperan mengatasi masalah di masyarakat.

“Perubahan-perubahan itu harusnya tidak menghancurkan, tapi seharusnya malah konstruktif,” ucap Heny yang hobi membaca ini.

Dia juga tak ingin hanya sekadar retorika, tapi juga terjun langsung ke masyarakat untuk mengatasi masalah yang ada. Kendati demikian, Heny tak punya program khusus. Dia hanya mengikuti yang ada.

Keputusannya mengajukan diri sabagai Bacaleg didukung penuh oleh kedua anaknya. Heny mengaku anak-anaknya telah terbiasa dengan dunia politik yang digelutinya dan sang suami. (cr9/ila)