JOGJA – Laga super seru bakal tersaji sejak awal gelaran Honda DBL D.I Jogjakarta Series 2018. Kepastian itu mengemuka berdasarkan hasil technical meeting di Astra Safety Riding Center kemarin (12/9).

Champion putra tahun lalu SMA Bopkri 1 Jogja akan kembali berjumpa SMAN 4 Jogja lebih awal. Hal ini karena keduanya sama-sama berada di Grup A bersama SMAN 8 Jogja. Headcoach SMAN 8 Jogja Denisa Rahman mengaku siap berhadapan dengan dua tim terbaik Jogjakarta saat ini tersebut. Denisa menegaskan, tim Delayota, sebutan SMAN 8 Jogja, bakal tampil semangat menghadapi SMA Bopkri 1 Jogja dan SMAN 4 Jogja.

“Materi pemain kami banyak yang kelas XI. Semoga hasil drawing ini bisa menumbuhkan mental dan pengalaman tanding mereka,” ujarnya.

Denisa menerapkan konsep kepelatihannya ibarat investasi jangka panjang. Menurutnya, proses melatih sebuah tim tak bisa hanya didasarkan pada prestasi tahun ini saja. Tapi juga harus memikirkan tahun-tahun selanjutnya.

Sementara Kapten tim putra SMA Bopkri 1 Jogja Gregorius Jemmy mengungkapkan, hasil drawing kali ini merupakan sebuah tantangan. Artinya, harus dihadapi dengan sikap positif. Jemmy optimistis, dalam waktu kurang dari satu bulan timnya akan menemukan strategi terbaik dan lolos sebagai juara Grup A.

“Kalau dibilang nervous sih tidak. Saya pribadi merasa cukup tenang. Masih ada waktu berlatih mempersiapkan senjata rahasia,” katanya.

Jemmy tak menganggap Grup A mengerikan. Bisa bertemu Patbhe, sebutan SMAN 4 Jogja, di awal laga justru menguntungkan. Kalau menang, tim Bosa, julukan SMA Bopkri 1 Jogja, akan terbiasa menjalani laga berat, sehingga makin mudah beradaptasi dengan pertandingan selanjutnya.

Head Coach SMAN 4 Jogja Aryo Rumbono mengatakan, squad-nya punya dua keunggulan yang menjadi bekal untuk menjadi juara Grup A. Dua hal itu adalah mental dan stamina. “Dua kekuatan itulah kunci sukses Patbhe meraih kemenangan,” ujarnya.

Aryo mengaku tak memiliki strategi khusus untuk menghadapi Delayota dan Bosa. Patbhe tetap akan bermain sesuai karakter tim. Konsisten dengan pola permainan cepat dan menggebrak. “Saya tak ragu dengan mental squad sekarang yang rata-rata hampir sama dengan materi pemain tahun lalu, saat menghadapi Bosa di babak big eight,” kata Aryo.

Melihat tim Bosa yang didominasi muka-muka baru, Aryo justru menganggapnya sebagai suatu keunggulan tersendiri. Dengan stamina pemain yang hampir sama, memungkinkan tim Patbhe bermain cepat selama empat kuarter.

Laga besar juga akan tersaji sejak dini di Grup E. Di sini ada tim SMA Budi Mulia Dua (BMD), SMA Pangudi Luhur Jogja, dan SMAN 1 Banguntapan. Pada gelaran tahun lalu, SMA Budi Mulia Dua melaju ke final setelah mengalahkan SMA Pangudi Luhur Jogja. Kali ini Head coach Budi Mulia Dua Dewanta Aji berharap banyak pada pemain rookie ( tahun pertama) mereka. “ Jujur adanya aturan kelas X boleh bermain sangat membantu tim kami,” ujar Aji yang juga Coach Honda DBL All Star 2016.

Diakui, tim SMA Budi Mulia Dua sempat kesulitan mencari seorang point guard. Lubang ini pun akhirnya tertambal oleh siswa kelas X. “Kami cukup tertolong,” sambungnya.

Lantas bagaimana persiapan menghadapi tim SMA Pangudi Luhur? Aji punya strategi khusus. Seluruh pemain rookie-nya diarahkan untuk terus menjaga ketat tim lawan. “Bebannya cukup berat, tapi anak-anak pasti bisa melakukan sesuai skema yang saya berikan,” ucap Aji yakin.

Berbeda dengan laga tim putra, di sektor putri Champion Honda DBL D.I Jogjakarta Series 2017 SMA Stella Duce 1 Jogja berpeluang kembali merasakan final party melawan tim SMAN 4 Jogja. Karena keduanya tidak berada dalam satu grup dalam laga awal DBL D.I Jogjakarta Series 2018. SMA Stella Duce 1 berada di Grup A, sedangkan SMAN 4 Jogja di Grup G.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Triyanto turut hadir dalam technical meeting DBL D.i Jogjakarta Series 2018 kemarin. Triyanto memberikan penyuluhan tentang pentingnya menggunakan berbagai perlengkapan berkendara agar aman di jalan. Triyanto mengajak seluruh anak muda untuk tidak menyepelekkan hal-hal kecil dalam berkendara. Bukan cepat sampainya, tapi keselamatan yang menjadi hal utama.

“Honda sebagai salah satu perusahaan terbesar produsen motor di Indonesia berkomitmen pula pada keamanan berkendara. Buat teman-teman semuanya pastikan selalu memperhatikan hal-hal detail pada motor kalian,” tuturnya.

Dalam suatu perjalanan, menurut Triyanto, hal terpenting adalah sampai lokasi tujuan dengan selamat. Bukan seberapa cepat waktu tempuhnya.

Dalam kesempatan itu Honda memperkenalkan Motorku. Ini adalah aplikasi baru Honda untuk lebih mendekatkan hubungan dengan para pelanggan. Aplikasi tersebut memudahkan pelanggan melihat berbagai macam produk dan program-program unggulan Honda.

“Ayo segera daftarkan dirimu sebagai member aplikasi Motorku,” ajak Supervisor Honda Customer Care Jogja Ni Putu Erlin Arista.

Dengan aplikasi tersebut, jelas Erlin, tiap member bisa mendapatkan berbagai
informasi tentang apa pun yang berkaitan dengan Honda. Para pember juga bisa mencari tahu jenis motor yang dibutuhkan dengan membaca review secara lengkap pada aplikasi tersebut. (ata/yog)