PURWOREJO – Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purworejo ternyata masih ditemukan data ganda. Sedikitnya ada 4.406 nama yang disebut lebih dari satu kali dari daftar yang ada.

“Angka itu kami temukan dari hasil pencermatan yang dilakukan setelah mendapatkan data resmi dari KPU tertanggal 20 Agustus 2018 lalu. Data itu kami peroleh di tanggal 28 Agustus,” kata Koordinator Humas Bawaslu Purworejo Anik Ratnawati Selasa (11/9).

Dari data yang ada tersebut, Anik memerinci di mana ganda nama dan tempat tanggal lahir sebanyak 1.465, ganda Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 2.391, dan ganda NIK dan nama sebanyak 550.

“Temuan pemilih ganda tersebut merata di 16 kecamatan. Kami juga menemukan ada satu NIK yang digunakan untuk lebih dari satu orang pemilih. Analisis kegandaan ini kami cek dengan menerjunkan pengawas di kecamatan serta desa/kelurahan ke lapangan,” tambah Anik.

Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Rinto Hariyadi menambahkan, Bawaslu Purworjeo telah menggelar rapat pleno internal untuk mensikapi temuan data pemilih ganda. Keputusannya memberikan rekomendasi kepada KPU agar memperbaiki data sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
“Sesuai kewenangan Bawaslu, temuan pemilih ganda ini kami rekomendasikan ke KPU. Tentu tujuannya agar DPT di Kabupaten Purworejo benar-benar valid,” katanya.

Selain merekomendasikan ke KPU, Bawaslu Purworejo juga telah menurunkan data kegandaan by name by address ke Panwascam. Selanjutnya data itu dilakukan pencermatan dan pengecekan ke lapangan bersama-sama dengan PPK.

“Sahabat-sahabat Panwascam dan PPK/D sekarang ini masih terus kerja keras untuk mengecek ke lapangan data ganda tersebut. Hasilnya secara berjenjang akan dilaporkan,” katanya.

Komisioner Divisi SDM dan Organisasi Abdul Aziz menambahkan, hasil pencermatan di desa/kelurahan serta kecamatan akan dibawa ke forum pencermatan di tingkat kabupaten. Rencananya akan digelar KPU Rabu (12/9) dengan melibatkan Bawaslu dan juga parpol peserta pemilu.

Komisioner KPU Purworejo Divisi Perencanaan Program dan Data Suwardiyo mengatakan, pihaknya tengah melakukan pencermatan pemilih ganda bersama PPK dan PPS. Ini untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu.

“Sejak kemarin (Senin, Red), hari ini (kemarin) dan besok (hari ini) kami menurunkan tim ke lapangan. Rencana ini akan kami bahas bersama dalam pertemuan pukul 14.00 besok,” kata Suwardiyo. (udi/laz/fn)