KULONPROGO – Tanggul Sungai Serang sepanjang 30 meter di Kelurahan/Kecamatan Wates jebol diterjang banjir akhir 2017. Hingga kemarin belum diperbaiki. Warga kahawatir tanggul darurat dari karung pasir jebol lagi jika banjir musim penghujan kembali datang.

Warga yang mulai cemas dengan kondisi itu yakni warga Pedukuhan Durungan dan Kedungdowo, Kelurahan Wates. Terlebih karung pasir banyak yang sudah lapuk, pasir keluar berserakan.

“Warga berharap instansi terkait segera memperbaki tanggul secara permanen,” kata warga Durungan Cipto Wiharjo kemarin (9/9).

Kata Cipto, ada ratusan warga Pedukuhan Durungan dan Kedungdowo yang tinggal di bantaran Sungai Serang. Mereka terancam diterjang bajir jika tanggul tidak segera diperbaiki. Pada banjir November 2017 warga Durungan mengungsi.

“Saya sudah menyampaikan kondisi terakhir tanggul darurat yang rusak ini ke pak bupati. Namun belum ada langkah perbaikan,” kata Cipto.

Sekretaris Komisi III DPRD Kulonprogo Sudarta mengatakan pemerintah dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) tidak boleh terlambat merespons keluhan warga.

“Tanggul Sungai Serang mendesak diperbaiki. Sebelum musim hujan tiba dan banjir datang,” kata Sudarta. (tom/iwa)