SLEMAN – Dunia politik menjadi pengalaman baru bagi Ari Hidayat, 27. Meski sejak lama dia ingin menjadi anggota dewan, tapi baru saat ini dia memberanikan diri terjun ke partai politik.

Pria kelahiran Sleman, 8 Januari 1991 ini lantas bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dia pun telah siap bertarung dalam Pilkada tahun depan. Bacaleg dari Dapil III Sleman, meliputi kawasan Prambanan, Ngemplak dan Kalasan itu mempunyai tekad menyuarakan sistem transparansi kepada masyarakat.

Dia pun berkeinginan membenahi kinerja dengan sistem transparansi, jujur, dan progresif. ”Konkretnya, saya siap jemput bola dan siap e-budgeting demi transparansi,” ungkapnya saat Morning Tea with The Candidate di kantor Radar Jogja, Kamis (6/9).

Ari, sapaannya, selama ini aktif bergerak di organisasi kepemudaan. Ari ingin menyuarakan dan memberikan wadah kreativitas bagi para pemuda agar nantinya mereka dapat mengembangkan potensi masing-masing.

“Dengan begitu bisa mengurangi persoalan kriminalitas, salah satunya mencegah terjadinya klithih karena anak-anak muda punya wadah untuk berkreasi,” jelasnya.

Berada di wilayah yang dekat dengan seni, budaya, dan pariwisata, Ari ingin mengelola potensi wilayahnya. “Seni budaya dikembangkan dapat melalui kesenian jathilan, dengan mengoptimalkan promoting melalui video sehingga masyarakat bisa lebih dekat,” tutur pria yang gemar membuat video dan vlog ini.

Menurutnya, dalam menggaet suara nanti dia mempunyai strategi jitu. Salah satunya dengan membuat sayembara untuk para milenial. “Sayembara mencari saya, kemudian foto bersama saya, kemudian tag Instagram saya, PSI, dan Jogjakarta,” tuturnya. (cr6/ila)