JOGJA – Ajang pekan ilmiah mahasiswa nasional (Pimnas) ke-31 yang digelar di UNY menampilkan karya kreatif mahasiswa. Salah satunya tas anti maling Tak Tendang atau Tas Anti Kejahatan Terbuat dari Bahan Denim dan Seng, dengan bahan limbah denim dan seng.

Menjawab fenomena kejahatan sosial seperti maling dan pencopetan di Surabaya, lima mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menciptakan tas anti maling. Mereka adalah Ana Arianti, Galuh Faruk S. A, Mohammad Zubairi R, Ilma Kamilina, dan Siti Nor Azlina.

Tas tersebut dibuat memanfaatkan limbah denim dan seng. Seng yang ringan sengaja dipilih menjadi lapisan dalam tas, sehingga ketika pencopet atau maling yang ingin menyilet tas tidak bisa tembus hingga ke dalam tas dan mengambil barang berharga.

“Di kota kami Surabaya itu sering sekali terjadi pencopetan dan rata-rata korbannya adalah perempuan. Dengan tas ini mereka tidak perlu lagi kuatir,” jelas ketua tim Ana Arianti saat ditemui di kampus UNY belum lama ini.

Dalam presentasinya, tim juga mendemonstrasikan tas anti maling tersebut di depan para juri dengan menyiletkan menggunakan cutter. Hasilnya cutter tidak bisa menembus bagian dalam.

“Kami juga mempunyai tali rantai yang tebal agar tidak bisa diputus atau digunting pencopet,” ungkap Ana.

Galuh Faruk menambahkan tas Tak Tendang itu sudah di Surabaya dan sekitarnya. “Harga jualnya pun masih terjangkau mulai dari Rp 119-125 ribu,” tutur Galuh.

Untuk proses produksi sendiri, tim mengaku tidak begitu sulit dan terbilang cepat. Dalam sekali produksi mereka membuat 25 tas yang butuh waktu kurang lebih seminggu.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNESA Anang Kistyanto mengatakan, sangat mengapresiasi ide kreatif anak didiknya. “Inovasi mereka memang beda dari yang lain, juga menjawab problem sosial masyarakat di Surabaya maupun di kota-kota besar lainnya,” papar Anang.

Selama Pimnas ke-31 berlangsung, seluruh peserta dan pendamping menikmati pelayanan dan fasilitas di UNY. Anang mengaku, pelayanan dan fasilitas yang diberikan UNY sangat baik dan nyaman.Seluruh tim juga akan mengunjungi tempat-tempat wisata di Jogja setelah seluruh rangkaian acara Pimnas ke-31 selesai. (ita/pra/ila)