JOGJA – Kecamatan Gondokusuman keluar sebagai juara pertama Festival Dolanan Anak Se-Kota Yogyakarta yang digelar di Pendopo Taman Siswa Yogyakarta (30/8). Dengan perolehan nilai 269 dari juri, menyisihkan 13 kecamatan lainnya.

Pada posisi kedua Kecamatan Kotagede, disusul Kecamatan Kraton. Juara harapan I diraih Kecamatan Jetis, disusul Kecamatan Wirobrajan. Sebanyak 14 peserta dari kecamatan se-Kota Yogyakarta unjuk kebolehan selama tiga hari mulai Selasa, hingga Kamis (30/8).

Kepala Bidang Adat Seni dan Tradisi Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Mukti Wulandari mengatakan semua kecamatan mengikuti acara tersebut dengan antusias. Anak-anak semuanya ceria dan gembira.
“Memang dolanan anak ini penting supaya anak-anak dapat mengekspresikan keceriaannya. Menjadi ciri khas anak, yaitu bermain,” kata Mukti.

Festival tersebut bertujuan melestarikan karya seni yang penuh filosofi anak-anak. Selanjutnya, seperti masukan juri, orang tua dan masyarakat berharap kegiatan ini berlanjut dan kembali digelar tahun depan.

Pihaknya menerima masukan dari dewan juri dan pengamat bahwa harus ada workshop sebelum lomba. Hal itu agar pakem tembang yang dinyanyikan dalam dolanan anak bisa selaras dan dipegang teguh. Sehingga menjadi acuan menyelenggarakan dolanan anak.

“Seperti gamelannya tadi pelog atau slendro, ini harus disosialisasikan lagi. Kemungkinan kalau tahun depan digelar lagi, akan kami gelar workshop,” ungkapnya. (*/riz/iwa/mg1)