JOGJA – Fakultas Teknik dan Teknologi Industri (FTTI) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Jogjakarta menawarkan kurikulum baru. Tentunya dengan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi kekinian.
Metode tersebut dilengkapi kompetensi dosen yang ahli di bidangnya. Salah satu pembelajaran yang saat ini tengah booming yaitu pengolahan big data.

“Mengelola data yang banyak tentunya tidak mudah. Maka kami menggagas program studi (prodi) yang mengarah ke sana,” ungkap Dekan FTTI Unjani Jogjakarta Arif Himawan SKom MM MEng kepada Radar Jogja belum lama ini.
Program studi di FTTI Unjani Jogjakarta khususnya Informatika S1 dan Sistem Informasi D3 sudah didukung kurikulum pengembangan perangkat lunak terbaru. Mengakomodasi aplikasi mobile.

Kemudian ada prodi Teknologi Informasi S1 memiliki kekhasan dalam bidang IoT atau Internet of Thing. Dimana perangkat kecil diprogram agar bisa membaca data dan berkomunikasi satu dengan yang lain.

Salah satu karya fenomenal dosen dan mahasiswa FTTI Unjani Jogjakarta yang sedang dalam proses paten di Dirjen HKI. Karya tersebut adalah alat pemindai sistem EFI (Electronic Fuel Injection) sepeda motor Honda.

Paten lain yang sedang dalam proses adalah metode dan pengujian injektor bahan bakar sepeda motor. Ada juga alat pengisian daya accu DC 12 volt dan alat pengukuran kecepatan putaran mesin (tachometer) digital.
“Prodi S1 Sistem Informasi akan diarahkan lebih ke peningkatan kualitas SDM TI,” jelas Arif.

Sedangkan Prodi Bio Kewirausahaan mengedepankan multidisiplin ilmu bio life science dan entrepreneurship. Prodi ini sudah memiliki laboratorium terpadu.
Mahasiswa bisa mengembangkan riset sejak menanam benih, mengelola, hingga mengembangkan usaha. “Kami mencoba menciptakan konsep pertanian, perikanan, dan entrepreneurship dalam satu wadah,” kata Kaprodi Bio Kewirausahaan FTTI Unjani Jogjakarta Sari Wijayanti. (sce/ega/iwa/mg1)