Kesempatan PSIM Jogja Lakukan Uji Coba Terakhir

JOGJA – Seminggu jelang bergulir kembali Liga 2 Indonesia, PSIM Jogja memaksimalkan melakukan uji coba dengan klub lokal. Upaya tim pelatih Laskar Mataram-julukan PSIM Jogja untuk mendapatkan lawan tanding yang selevel atau gagal terlaksana.

Ya, awalnya PSIM Jogja membidik PSIS Semarang sebagai lawan tanding yang akan dihadapi. Namun persoalan izin penggunaan Stadion Sultan Agung (SSA) untuk menggelar laga, membuat manajemen dari skuad Mahasa Jenar-julukan PSIS beralih menggelar uji coba dengan PSS Sleman di Maguwoharjo, Minggu (26/8) lalu.

Ya, kegagalan melakukan uji coba dengan tim selevel ataupun lebih tinggi tentu merugikan PSIM Jogja. Manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto mengatakan, uji coba dengan tim secara level lebih tinggi cukup berguna untuk mengukur program latihan semasa jeda komptisi. ”Uji coba bukan semata-mata mecari menang. Justru kami ingin mencari celah kekurangan,” kata Erwan kepada Radar Jogja, Rabu (29/8).

Alhasil, waktu tersisa sebelum melawan PSBS Biak di laga kandang pada Rabu (5/9) mendatang, dijadwalkan setidaknya ada tiga uji coba yang akan dilakukan Laskar Mataram. Uji coba tersebut, diharapkan sedikit bisa menjadi tolak ukur progres latihan PSIM selama masa jeda.

Seperti pada laga uji coba melawan Janabadra Selasa (28/8) sore, PSIM unggul dengan skor 3-0. Gol tersebut lahir dari kaki Fahri Muslim, Hasan Basri, dan Hendrico. Pada laga tersebut, pelatih membagi komposisi pemain ke dalam dua tim. D

Pada laga babak pertama, skuad PSIM diisi oleh pemain-pemain yang jarang tampil secara reguler. Sedangkan di babak kedua, hampir diisi oleh pemain inti tim parang biru. ”Saya ingin melihat sejauh mana kekuatan kedalaman skuad yang kita miliki,” jelasnya.

Erwan sebenarnya cukup delematis menggelar uji coba dengan klub lokal di waktu yang cukup mepet. Terutama khawatir terjadi cedera pada pemain. Maka dari itu, dia pun mewanti-wanti agar para pemain bermain lebih aman, agar terhindar dari cedera.

Apalagi, kondisi lapangan yang digunakan pada musim kemarau relatif cukup keras dan bisa berbahaya bagi pemain. ”Lapangan sangat kering, saya juga kasihan dengan pemain. Maka dari itu saya minta anak-anak agar main save,” jelasnya.

Dari informasi yang didapat, sebelumnya terdapat sejumlah klub dibidik oleh PSIM Jogja, untuk berujicoba pada masa jeda kompetisi. Mereka yakni, Semen Padang dan Persik Kendal. Dalam berjalannya waktu, laga uji coba dengan keduanya gagal terlaksana.

Dikatakan, Semen Padang awalnya dikabarkan akan menggelar pemusatan latihan di Jogjakarta. Mendengar kabar tersebut, pihaknya berupaya untuk menggelar uji coba dengan penghuni papan atas Wilayah Timur Liga 2. ”Ternyata Semen Padang batal ke Jogja karena dan melakukan uji coba dengan Timnas U-19,” jelasnya.

Sedangkan untuk Persik Kendal, kendala yang dihadapi yakni klub yang bersangkutan ingin bermain di Jogja. ”Mereka ingin away, sedangkan kepastian SSA hingga saat ini belum didapat,’’ tandasnya. (bhn/din/mg1)