SLEMAN – Sekembalinya dari uji coba melawan Semen Padang, skuad Timnas U-19 dihadapakan pada persoalan lemahnya organisasi antarlini. Selama menjalani pemusatan latihan di Jogjakarta, kelemahan yang tampak pada laga uji coba tersebut segera dibenahi.

Ya, pada laga uji coba di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, skuad Garuda Nusantara berbagi angka 3-3. Menurut asisten pelatih Timnas U-19, Miftahudin Mukson, pemain tampak kurang siap ketika lawan melakukan fast break. Gol tercipta hasil dari skema serangan cepat, sedangkan skuadnya tampak kurang siap mengantisipasi.”Persoalan ini memang belum kami praktikkan selama latihan. Ini menjadi bahan evaluasi kami,” kata Miftahudin, Selasa (28/8).

Skuad Timnas U-19 kembali menggelar latihan rutin di Lapangan UNY. Waktu dua minggu pesiapan, memang belum menggambarkan karakter permainan Garuda Muda yang sebenarnya. Apalagi, terdapat 11 nama baru yang akan bersaing untuk dianggap layak mengenakan jersey Garuda di Piala AFC 2018 mendatang.

Menurut pria berpangkat mayor ini, persiapan skuad Garuda Nusantara masih belum maksimal. Tim pelatih masih akan melakukan penyederhanaan. ”Seperti keinginan coach Indra Sjafri, akan ada pemain yang dicoret,” jelasnya.

Sementara itu sepulang dari Padang, Garuda Nusantara ketambahan amunisi baru. Mereka yakni Saddil Ramdani dan Rafli Mursalim. Sebelumnya, kedua pemain tersebut memperkuat Timnas U-23 di ajang Asiang Games.

Saddil dan Rafli pemain yang dipanggil oleh pelatih Indra Sjafri untuk menjadi bagian dalam 33 nama yang tengah mengikuti TC. Namun, keduanya baru bisa bergabung belakangan setelah anak asuh Luis Milla, kandas dari Uni Emirat Arab (UEA) di babak 16 besar Asian Games 2018.

Miftahuddin menyambut baik kehadiran kedua pemain dalam TC di Jogjakarta. Berbekal pengalaman di Asian Games, diharapkan kehadiran keduanya dapat membantu performa skuad Garuda Nusantara. ”Penampilan Saddil sangat luar biasa. Kami akan meracik untuk memadukan dengan pemain yang lain,” tegasnya.

Saddil dan Rafli sendiri sebenarnya sudah bergabung, saat Timna U-19 menggelar uji coba dengan Semen Padang di Stadion Haji Salim (25/8) lalu. Namun, ketika itu keduanya belum ikut bergabung karena masih dalam tahap pemulihan pasca membela Timnas melawan UEA.

Dengan pengalaman dan kualitas yang dimiliki Saddil, diyakni skuad Timnas U-19 bisa menjadi lebih baik. Di Asian Games kemarin, oleh pelatih Luis Milla, banyak beroperasi di sisi kanan daerah penyerangan. ”Kami tetap akan memainkan dia di posisi winger,” jelasnya. (bhn/din/mg1)