Selama Dua Pekan, 51 Tersangka Diamankan

SLEMAN – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIJ membongkar 43 kasus penyalahgunaan narkoba selama dua pekan (13-26/8). Setidaknya 51 tersangka diamankan.
Dirresnarkoba Polda DIJ Kombes Polisi Wisnu Widarto mengatakan pihaknya menangani 12 kasus dengan 13 tersangka. Sisanya ditangani jajaran Polres dan Polresta di Jogjakarta.

“Sebanyak 13 tersangka memang target operasi. Sementara 30 orang nontarget operasi. Ini indikasi adanya pemakai atau penjual baru narkoba,” kata Wisnu di Mapolda DIJ, Selasa (28/8).
Barang bukti yang diamankan beragam. Mulai dari 0,93 gram sabu-sabu, 13,39 gram tembakau gorilla dan beragam pil sebanyak 391 butir.

Ungkap kasus Satresnarkoba Polres Sleman mendominasi. Terlebih adanya penemuan barang bukti 125 gram sabu. Turut diungkap pula penyalahgunaan narkoba jenis ganja 128,5 gram.
Berdasarkan ungkap kasus, jajaran Polda DIJ masih terus mengembangkan. Terutama pelaku yang terlibat jaringan penjualan. Bahkan mayoritas jaringan pengedar berasal dari luar Jogjakarta. Paket tidak hanya masuk dalam paket kecil namun juga besar.

Dari 13 tersangka yang ditangani Ditresnarkoba Polda DIJ, tiga di antaranya merupakan pengedar. Terbukti bersalah atas penjualan pil terlarang. Dugaan menguat karena dalam penyidikan ditemukan bukti-bukti jaringan penjualan.
“Ada tiga orang yang masih kami perdalam penyelidikannya. Diduga kuat terlibat jaringan pengedar narkoba. Sasaran akan terus kami kembangkan tidak hanya level bawah saja,” ujar Wisnu.

Kepala Bagian Operasional Ditresnarkoba Polda DIJ AKBP Mardiyono mengatakan ada ragam penanganan terkait tersangka. Bagi tersangka baru dimungkinan adanya assessment rehabilitasi melalui Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jogjakarta. Hanya tetap melalui kajian termasuk jenis kasus yang dihadapi. (dwi/iwa/mg1)