KULONPROGO – Pintu air Waduk Sermo di Kokap tidak akan dibuka selama musim kering ini. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin tercukupinya stok air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo aman.

“Pintu air untuk pengairan sawah di Wates, Pengasih, Kokap, Temon dan Lendah akan dlakukan jika ada permintaan sesuai kesepakatan Komisi Air Kulonprogo,” kata Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo Hadi Prayitno, Selasa (28/8).

Keputusan tidak membuka pintu air Waduk Sermo tersebut sudah diputuskan empat institusi. Keempatnya, PDAM Tirta Binangun, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO), Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo dan DPUPKP Kulonprogo.

“Komisi Irigasi Kulonprogo memutuskan untuk mengamakan pasokan air PDAM. Sebab air minum merupakan kebutuhan utama warga. Sementara untuk Musim Tanam (MT) III sawah tidak memerlukan banyak air untuk tanaman palawija,” ujar Hadi.

Pintu air Waduk Sermo kemungkinnan akan dibuka pada Maret 2019. Pihaknya mengakui ada wilayah mengalami kekeringan akibat penutupan pintu air Waduk Sermo.

“Namun jika dilihat bulan-bulan ke depan sudah mulai masuk musim penghujan,” kata Hadi.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo Jumantoro mengatakan persediaan air bersih untuk pelanggannya masih mencukupi. “Puncak kemarau tahun ini, kami hanya membatasi permintaan air yang diambil menggunakan truk tangki untuk droping air,” kata Jumantoro. (tom/iwa/mg1)