KULONPROGO – Hutan seluas 20 hektare (ha) di Desa Banjarasri, Kalibawang terbakar, Selasa (28/8). Api belum bisa dipadamkan sampai kemarin petang. Pemicu kebakaran dari puntung rokok yang dibuang sembarangan.

Kepala Desa Banjarasri Edi Rianto mengatakan titik api pertama ada di dekat jalan Pedukuhan Ngaren, Banjarasri. “Saya mendapat laporan warga melalui pesan singkat. Saat kami sampai di lokasi, api sudah membakar hutan sekitar 500 meter persegi,” kata Edi.

Medan yang sulit menyebabkan upaya pemadaman terkendala. Tiupan angin menyebabkan api cepat membesar dan sulit dipadamkan. “Di Pedukuhan Ngaren hutan yang terbakar mencapai dua hektare,” katanya.

Pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo. Mobil pemadam kebakaran (damkar) sudah dikerahkan namun tidak mampu berfungsi maksimal karena medan sulit dijangkau. “Proses pemadaman terpaksa dilakukan manual,” kata Edi.

Warga setempat, Samingin, mengatakan kebakaran tersebut bukan kali pertama terjadi. Beberapa bulan sebelumnya pernah terjadi kebakaran serupa.
Pohon-pohon meranggas mudah memicu kebakaran. Selain membakar hutan dan tanaman keras, warga khawatir kini juga masih khawatir api merambat ke rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Ariadi mengimbau warga tidak membuang puntung rokok sembarangan. Jangan meninggalkan perapian saat musm kemarau.

Pemicu kebakaran juga bisa disebabkan bergeseknya daun kering yang terpanggang sinar matahari. ‘’Terutama daun jati,’’ kata Ariadi. (tom/iwa/mg1)