BANTUL – Hiu tutul seberat satu ton yang ditemukan terdampar di Pantai Parangkusumo hanya sanggup bertahan satu jam. Saat ditemukan oleh warga Mancingan Parangtritis, Senin pagi (27/8), hiu masih dalam keadaan hidup tapi sejam kemudian mati.
”Badannya masih bisa bergerak dan matanya juga masih merespon, tapi cenderung lemas,” ujar petugas SAR Bantul Rinto Rafli. Pria 24 tahun itu menemukan ada hiu tutul yang terdampar, saat melakukan penyisiran sepanjang pantai Parangkusumo pada pukul 04.30.

Hiu itu ditemukan Rinto saat laut dalam keadaan surut. Posisinya agak menengah. ”Saat itu langsung saya melapor ke pos SAR Parangtritis,” ujar warga Mancingan itu.

Tim SAR sudah berupaya untuk menghanyutkan hiu yang panjangnya sekitar 4,5 meter itu kembali ke laut. Tapi karena hiu itu dalam kondisi sekarat dan tidak mampu berenang akhirnya kembali terdampar. ”Tak mau merespon air,” ungkapnya.

Hiu yang diperkirakan berusia satu hingga dua tahun itu memiliki corak berbintik putih abu-abu. Sedangkan warna dasarnya hitam di bagian punggungnya dan warna putih di bagian bawah.
Untuk menghindari hanyut ke laut, tim SAR mengikat hiu tersebut dengan tali sepanjang 20 meter. Upaya menarik hiu tersebut dengan tiga mobil juga tidak membuahkan hasil.

Menurut Kepala Satuan Patroli Daerah Ditpolair Polda DIJ AKBP Daryadi untuk penangan selanjutnya masih menunggu tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). ”Apakah nantinya akan dikubur atau diawetkan tergantung BKSDA,” katanya.

GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA

Daryadi mengatakan untuk penyebab hiu itu terdampar. Tapi berdasarkan penelitian sebelumnya, hiu bisa terdampar karena kondisi tubuhnya yang lemah atau sekarat. “Juga bisa disebabkan iklim yang kurang mendukung, atau perkelahian antar jenis,” ungkapnya.

Di Pantai Selatan Bantul hiu tutul terdampar bukan yang pertama. Terakhir ditemukan pada 2012 lalu di pantai Kuwaru. ”Saat itu justru ukurannya lebih besar. Hingga enam meter, penanganannya dengan dikuburkan di pinggiran pantai,” tambah Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda DIJ AKBP Riwanto. (cr6/pra/mg1)

BUAT KENANG-KENANGAN: Hiu tutul yang terdampar di Pantai Parangkusumo menjadi objek selfie dadakan bagi warga setempat, Senin (27/8).
(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)