JOGJA- Sepanjang Jalan Malioboro ramai dipenuhi berbagai mobil hias hingga atraksi kesenian, Minggu (26/8). Mereka merupakan peserta Pawai Pembangunan yang digelar oleh Dinas Pariwisata DIJ.

Peserta pawai yang dimulai dari Taman Parkir Abu Bakar Bali hingga Nol Kilometer. Dimulai dengan drum band Akademi Angkatan Udara (AAU) dan diikuti sekitar 1.500 peserta pawai. Kepala Dinas Pariwisata DIJ Aris Riyanto mengatakan pawai ini merupakan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-73. “Lebih dari 45 kelompok yang ikut dalam pawai ini, antusiasnya sangat tinggi,” ujarnya.

Aris juga mengatakan kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat ini untuk menananmkan nilai-nilai nasionalisme. “Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk rasa kesatuan dan persatuan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk media hiburan masyarakat di akhir pekan. Diharapkan dengan pawai bisa menunjukan kepada masyarakat tentang hidup yang bertoleransi dengan berbagai budaya yang ada di Indonesia. “Hidup berbangsa harus menunjukan kebersamaan, karena kita merupakan satu,” kata Aris.

Aris juga mengatakan DIJ adalah Indonesia mini, karena sebagai pusat bertemunya berbagai mahasiswa dari berbagai daerah. Mahasiswa yang ada di Jogja bisa punya kontribusi. Karena itu mereka dilibatkan. “Diharapkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi punya interaksi dengan masyarakat, sehingga muncul empati dan toleransi,” ujarnya. (cr5/pra/mg1)