SLEMAN-Sebanyak 25 siswa SMPN 2 Mlati, Sleman mengikuti kegiatan membatik di Pawon Semar, The Alana Hotel, Sabtu (25/8). Aktivitas ini merupakan salah satu rangkaian program Gebyar Batik Sleman 2018 yang bertema Ayo Membatik.”Kegiatan ini bisa diikuti siapa saja. Termasuk para pelajar,’’ kata Kasi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Muda Disperindag Sleman Herry Murthala, Sabtu  (25/8).

Dalam sehari ada dua gelombang workshop yang diadakan. Yang pertama itu jam 10.00 sampai 12.00. Kemudian dilanjutkan sesi kedua jam 13.00 sampai 15.00. Pelatihan ini akan berlangsung hingga hari ini. Dalam program tersebut, para peserta workshop dibimbing para perajin.

Selain dikenalkan peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membatik, para peserta juga diajarkan untuk membuat pola batik. Meski telah disediakan pola khusus dari pembina, para pelajar SMP tersebut diperbolehkan berkreasi dengan motif sendiri.”Kreativitas mereka juga bisa mereka tunjukkan di sini,’’ kata Ika Ari selaku pembina sekaligus pelaku UKM dari kelompok Mukti Lestari.

Ika pun berharap kegiatan ini bisa menjadi media yang baik bagi kaum muda untuk mengenalkan batik. Harapannya anak-anak ini bisa terus melestarikan batik. Ika merasa prihatin karena yang anak-anak tahu hanyalah batik printing. Padahal seninya batik itu dari prosesnya. “Setidaknya mereka bisa membedakan mana yang batik tulis dan batik cap,” imbuhnya.

Yasmina Shafwa Prasetya, salah satu siswa mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Meskipun dia mengakui ternyata membatik itu susah. Pelajar lain Putri Wahyu Septiani mengatakan kegiatan ini bisa membuatnya mengenal lebih dalam budaya Indonesia, khususnya batik. (cr9/din/mg1)