PENAT dengan kegiatan seminggu ini? Silakan datang akhir pekan ini ke Embung Tambakboyo. Waduk buatan atau embung seluas 7,8 hektare tersebut bisa menjadi solusi wisata murah meriah di Sleman.

Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Jogja, suasananya tenang dan asri. Banyak pepohonan di sekitar embung yang berlokasi di Dusun Tambakboyo, Condongcatur, Depok, Sleman tersebut.

PANTULAN: Para pengunjung Embung Tambakboyo sedang mengail ikan yang ada di sana sambil bercengkerama. (SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA)
GRAFIS: HERPRI KARTUN/RADAR JOGJA

Jika cuaca sedang bagus, pengunjung dapat menikmati pemandangan Embung Tambakboyo dengan latar belakang Gunung Merapi. Biasanya waktu yang pas untuk menikmati suasana itu adalah saat pagi atau sore sambil menyeduh secangkir kopi.

Tak hanya dapat menikmati pemandangan, pada jam-jam tertentu banyak yang memanfaatkan jalan di sekeliling embung untuk joging ataupun bersepeda. “Saya kalau libur biasanya lari di sini,” kata salah seorang pengunjung Fahmi Ahmad.

Embung Tambakboyo dibangun 2003 dan selesai pada 2008. Memiliki volume tampung sekitar 400 ribu meter kubik. Di dalamnya banyak hidup spesies ikan seperti nila, mujahir dan ikan air tawar lain.

(ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA)

Banyak masyarakat memanfaatkannya sebagai tempat memancing. Pada pagi atau sore banyak pemancing datang. Tidak jarang pada malam hari pun ada para pemancing.

Lelah mengitari embung, tidak ada salahnya mampir di warung yang tersedia untuk sekadar melepas lelah dan dahaga. Banyak jajanan yang bisa dipilih oleh para pengunjung.

(SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA)

Fungsi utama waduk buatan tersebut sebagai cadangan dan resapan air untuk warga Bantul, Sleman, Jogja. Selain itu juga sebagai sarana pengairan untuk lahan pertanian dan cadangan air untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Akses menuju embung cukup mudah. Hanya 10 menit dari kampus UPN Veteran Jogja. Biaya retribusi terjangkau. Pengunjung hanya dikenai biaya Rp 2 ribu untuk motor, Rp 3 ribu untuk mobil. (har/iwa/fn)