PURWOREJO – Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih perlu meningkatkan dan mengembangkan lagi desain kemasan produknya. Sebab, desain yang baik akan menjadi strategi dalam menggaet pasar produk mereka.

Kepala Bidang Usaha Kecil Menengah pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Purworejo (DinKUKMP) Purworejo Titik Mintarsih menilai, pelatihan bagi para pelaku UMKM menjadi penting untuk bisa menghasilkan sebuah kemasan produk yang baik dan memiliki nilai jual tinggi. “Sebenarnya produk mereka tidak kalah dengan produksi dari luar daerah. Cuman kita masih memiliki kelemahan di kemasannya karena desainnya masih kurang menarik,’’ujarnya kemarin (22/8).

Diungkapkannya, masih banyak pelaku UMKM yang sekedar memproduksi dan membungkusnya begitu saja. Mereka belum memiliki kesadaran jika kemasan yang baik bisa mengangkat nilai produksinya. Secara rutin dinas memberikan pelatihan dan salah satu fokusnya sekarang adalah kemasan dan desainnya. Selain itu juga memberikan pandangan tentang penjualan offline maupun online. Alasannya di penjualan online memang kemasan menjadi salah satu fokus khusus. “Karena itulah para pelaku UMK harus mengetahui dan mengerti bagaimana pengemasan (packing) produk yang baik,” jelas Titik.

Kepala Dinas KUKMP Purworejo Gandi Budi Supriyanto mengatakan, bentuk-bentuk pelatihan bagi para pelaku UMKM memang perlu ditingkatkan lagi. Pelatihan ini penting untuk memberikan bekal ilmu dan informasi terkait dengan desain kemasan, model kemasan, serta bagaimana kemasan yang baik untuk suatu produk UMK sebagai pendongkrak pada tahap promosi dan pemasaran.”Kita perlu strategi dalam mensikapi persaingan pasar yang semakin ketat saat ini dengan masuknya berbagai macam produk di wilayah Kabupaten Purworejo,” ujar Gandi.

Dikatakannya, keberadaan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo yang tengah dibangun di Kulonprogo memang menjadikan perhatian khusus bagi Pemkab Purworejo. Dan Purworejo sendiri telah banyak berbenah sarana dan prasaranan melalui pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan. Pemkab Purworejo juga telah mulai melakukan persiapan terhadap imbas positif akan dibangunnya NYIA. “Di bidang ekonomi, khususnya UMKM juga perlu kami persiapkan karena akan menentukan geliat perekonomian di Kabupaten Purworejo. Kami sangat berharap daerah Purworejo itu bisa menjadi daerah yang mempunyai nilai jual secara ekonomi dalam persaingan usaha yang positif,” imbuh Gandi. (udi/din/mg1)